- Penjualan rumah primer terkontraksi 25,67 persen pada triwulan I 2026, tetapi segmen menengah tetap tumbuh 8,28 persen.
- Sebanyak 69,87 persen transaksi pembelian rumah mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah di tengah kenaikan harga bahan bangunan.
- Pengembang menghadirkan hunian multifungsi Bizhome di Pasadena yang menggabungkan area usaha dan tempat tinggal.
Suara.com - Pasar properti residensial masih menghadapi tekanan pada awal 2026.
Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia mencatat penjualan rumah di pasar primer terkontraksi 25,67 persen secara tahunan pada triwulan I 2026, berbalik dari pertumbuhan 7,83 persen di periode sebelumnya.
Di tengah perlambatan tersebut, segmen rumah tipe menengah justru menunjukkan ketahanan.
Penjualannya masih tumbuh 8,28 persen, menandakan adanya pergeseran preferensi konsumen terhadap hunian yang lebih fleksibel.
Mayoritas pembelian rumah masih mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Bank Indonesia mencatat sekitar 69,87 persen transaksi dilakukan melalui skema pembiayaan tersebut, meski dihadapkan pada tantangan suku bunga dan uang muka.
Pengembang juga mengakui pasar dibayangi kenaikan harga bahan bangunan serta tekanan biaya lainnya. Kondisi ini mendorong konsumen lebih selektif dalam memilih hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal.
Tren baru pun mulai terlihat, yakni meningkatnya minat terhadap rumah yang dapat difungsikan sekaligus sebagai tempat usaha. Konsep ini dinilai memberi nilai tambah karena memungkinkan penghuni memperoleh penghasilan tanpa harus menyewa ruang komersial terpisah.
Salah satu pengembang menghadirkan konsep hunian multifungsi melalui tipe Bizhome. Desain ini menggabungkan area usaha di lantai dasar dengan ruang tinggal di lantai atas.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
Lantai bawah dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha, seperti coffee shop, butik, hingga bisnis berbasis digital. Sementara itu, area atas tetap menjadi ruang privat bagi keluarga.
Konsep ini memberi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dari rumah. Aktivitas bisnis dan kehidupan keluarga dapat berjalan beriringan dalam satu lokasi.
Hunian tersebut juga dirancang dengan pendekatan modern yang dipadukan ruang terbuka hijau. Lingkungan dilengkapi berbagai fasilitas seperti jalur lari, jalur sepeda, taman tematik, hingga area bermain anak.
Selain itu, tersedia beberapa pilihan tipe rumah dengan fitur teknologi seperti smart home system dan keamanan digital. Akses menuju jalan tol dan bandara juga menjadi nilai tambah dari kawasan ini.
Dengan kombinasi fungsi hunian dan usaha, konsep seperti ini dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan pasar di tengah kondisi properti yang melambat.
Klaster ini dilengkapi Eco Green Corridor seluas sekitar 10 hektare dengan berbagai fasilitas seperti jogging track, bicycle track sepanjang sekitar 5 kilometer, outdoor gym, thematic garden, children's playground, hingga picnic lawn.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final
-
Enzo Fernandez Buka Suara Usai Final, FIFA Masih Selidiki Insiden Pascalaga
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan