-
IRGC Iran menghancurkan infrastruktur data pusat Amazon di Bahrain menggunakan rudal jelajah.
-
Serangan Iran ke Yordania merusak radar pertahanan udara dan pesawat F-15 Amerika Serikat.
-
Operasi militer Iran dilancarkan sebagai balasan atas gempuran AS di fasilitas Darkhovin.
Suara.com - Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan gelombang serangan rudal jelajah yang menghancurkan server data utama milik Amazon di Bahrain. Langkah militer ini langsung melumpuhkan tulang punggung komputasi komersial Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Kehancuran infrastruktur digital komersial tersebut menandai babak baru eskalasi konflik yang merembet ke sektor teknologi vital. Divisi Kedirgantaraan IRGC mengonfirmasi penggunaan sejumlah rudal presisi dalam gempuran mendadak tersebut.
Di sisi lain, gempuran Iran tidak hanya membidik sasaran sipil komersial, tetapi juga menghantam pangkalan militer AS di Yordania. Fasilitas pertahanan udara dan jet tempur AS dilaporkan hancur dalam serangan terpisah tersebut.
Pihak IRGC menegaskan aksi militer ini merupakan balasan langsung atas tindakan Amerika Serikat. Pihak Iran menuding militer AS lebih dulu menyerang infrastruktur sipil mereka di wilayah Darkhovin.
"Angkatan Udara dan Antariksa telah menghancurkan infrastruktur data pusat Amazon menggunakan beberapa rudal jelajah," tulis IRGC.
Selin itu, serangan beruntun ke pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania menargetkan perangkat keras pertahanan yang sangat krusial. Sistem radar dan armada udara AS menjadi sasaran utama dalam penyerangan tersebut.
Laporan resmi menunjukkan radarnya hancur total bersama fasilitas tempat penyimpanan pesawat tempur canggih. Kondisi ini membuat pertahanan udara AS di kawasan tersebut mengalami keretakan fatal.
Mengenai kerusakan pada instalasi militer Amerika Serikat di Yordania, IRGC menyatakan:
"Angkatan Udara dan Antariksa menghancurkan sistem radar pertahanan rudal dan pesawat F-15 di dalam bunker saat serangan rudal ke pangkalan Amerika."
Baca Juga: Sosok Prajurit AS Tewas Dirudal Iran, Lulusan S2 dan Masih Berusia 19 Tahun
Strategi penghancuran radar ini dirancang khusus untuk membuka celah pertahanan kawasan secara luas. Iran berupaya membutakan mata pemantau militer AS sebelum meluncurkan operasi penyerangan berikutnya.
Pihak IRGC menambahkan tujuan taktis dari perusakan radar utama tersebut.
"Operasi ini bertujuan membersihkan jangkauan radar di wilayah tersebut guna membuka jalan bagi serangan rudal dan nirawak yang lebih luas."
Gempuran terbaru ini berakar dari saling balas serangan antara militer Amerika Serikat dan pasukan bersenjata Iran di Timur Tengah. Aksi saling serang yang menyasar fasilitas vital kedua negara menaikkan tensi keamanan hingga ke titik tertinggi.
Tindakan Iran menyasar pusat data Amazon dan pangkalan militer di Yordania menjadi respons langsung atas kerusakan fasilitas publik di Darkhovin. Wilayah strategis kedua negara kini berada dalam ancaman pertempuran terbuka yang semakin meluas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar
-
5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis
-
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda
-
Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan
-
615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan