News / Nasional
Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB
Suasana kegiatan Ruang Mimpi yang digelar Dompet Dhuafa di Yayasan Aria Putra Utama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - Dompet Dhuafa mempertemukan 25 anak yatim jenjang SMP dan SMA dengan 25 kreator konten, influencer, serta perwakilan komunitas dalam program Ruang Mimpi: Turn Your Wishes into Vision di Yayasan Aria Putra Utama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026).

Lewat kegiatan ini, anak-anak diajak mengenali potensi diri, menyusun cita-cita, dan mendapat dukungan langsung dari para pendamping yang telah berkarya di bidangnya.

General Manager Marketing Communication Dompet Dhuafa, Suci Nuzleni Qadarsih, mengatakan Ruang Mimpi menjadi bagian dari program BesTeam (Bestian Bersama Yatim) yang mengajak masyarakat mendampingi anak-anak yatim agar lebih percaya diri mengejar masa depan.

"Hari ini kita mempertemukan adik-adik yatim bersama kreator, influencer, dan komunitas untuk menyambungkan mimpi-mimpi mereka," kata Suci.

Ia menjelaskan, Dompet Dhuafa menghadirkan Ruang Mimpi karena masih banyak anak yatim yang merasa memiliki keterbatasan dalam meraih cita-cita. 

General Manager Marketing Communication Dompet Dhuafa, Suci Nuzleni Qadarsih, memberikan keterangan kepada awak media usai pembukaan program Ruang Mimpi di Yayasan Aria Putra Utama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Padahal, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang ketika mendapat dukungan dan lingkungan yang tepat.

"Anak-anak yatim ini mungkin merasa mimpi mereka terlalu besar. Karena itu kami ingin menanamkan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu besar untuk mereka capai," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak saling berkenalan dan berbagi cerita dengan para kreator konten sebelum mengikuti sesi penyusunan Vision Journaling Book. Dalam sesi ini, anak-anak menuangkan impian, tujuan hidup, dan langkah yang ingin mereka capai di masa depan.

Setiap anak didampingi kreator konten atau influencer yang berbagi pengalaman sesuai bidangnya. Pendampingan itu diharapkan dapat membuka wawasan sekaligus memberi gambaran bahwa cita-cita dapat diwujudkan melalui proses belajar, kerja keras, dan konsistensi.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang

Anak-anak yatim bersama kreator konten dan perwakilan komunitas mengikuti sesi permainan tim dalam rangkaian kegiatan Ruang Mimpi yang diselenggarakan Dompet Dhuafa di Yayasan Aria Putra Utama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suci mengatakan kehadiran sosok yang memberi semangat sering kali menjadi dorongan penting bagi anak-anak untuk berani bermimpi.

"Kadang-kadang yang membatasi seseorang itu bukan kemampuannya, tetapi karena tidak ada yang mengajak bermimpi. Tidak ada yang berkata, 'Kamu bisa, kamu pasti bisa'," ucapnya.

Ia juga mengajak anak-anak untuk terus mengiringi impian dengan ikhtiar dan tawakal.

"Bermimpi, berusaha, lalu bertawakal. Insya Allah setiap langkah yang diawali dengan niat baik dan tawakal akan dimudahkan jalannya," katanya.

Selain sesi pendampingan, para kreator juga membawa satu barang yang memiliki makna pribadi untuk diberikan kepada anak-anak yatim sebagai simbol berbagi harapan, kasih sayang, dan kenangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi sebagai pengingat perjalanan mereka dalam menyusun mimpi.

Melalui program BesTeam, Dompet Dhuafa memberikan dukungan berkelanjutan bagi anak-anak yatim melalui empat fokus utama, yakni beasiswa pendidikan, beasiswa bakat dan talenta, bantuan kesehatan, serta bantuan kewirausahaan bagi keluarga yatim.

Suci menambahkan, rangkaian Ruang Mimpi digelar sejak Mei hingga Agustus 2026. Sebagai kelanjutannya, Dompet Dhuafa akan menggelar Indonesia Dream Festival, ajang bagi anak-anak yatim untuk menampilkan bakat dan talenta yang dimiliki.

"Kita ingin masyarakat menjadi bestian bersama anak yatim, mendampingi mereka agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya," tutup Suci.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Load More