- Badan Gizi Nasional memutuskan mengalihkan armada motor listrik operasional SPPG kepada kementerian dan lembaga lain yang lebih membutuhkan.
- Evaluasi menunjukkan motor listrik tidak efisien bagi kepala SPPG yang lebih fokus melakukan pengawasan di dalam dapur.
- Keterbatasan akses pengisian daya di wilayah 3T menjadi pertimbangan utama pengalihan aset yang dibeli melalui APBN tersebut.
Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan armada motor listrik yang semula disiapkan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dialihkan pemanfaatannya ke kementerian dan lembaga lain yang memerlukan.
Keputusan terkait motor listrik SPPG itu diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kebutuhan di lapangan.
Juru Bicara sekaligus Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari menegaskan bahwa kendaraan tersebut dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga membantah anggapan yang menyebut motor listrik itu merupakan barang hasil korupsi.
"Kalau kemarin ada yang selalu mengeluh itu hasil korupsi, bukan hasil korupsi. Itu uang yang sudah dibayar oleh kas negara," kata Arum dalam konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan kendaraan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan operasional kepala SPPG.
Sebab, kepala SPPG lebih banyak menjalankan tugas pengawasan di dalam dapur ketimbang melakukan mobilitas ke lapangan.
Selain itu, keterbatasan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), juga menjadi salah satu pertimbangan BGN untuk tidak melanjutkan penggunaan motor listrik tersebut di SPPG.
"Kepala SPPG yang sebenarnya, menurut kami, enggak membutuhkan. Karena fungsi mereka kan sebenarnya lebih kepada pengawasan di dalam. Mereka enggak yang perlu motor atau di lapangan dan sebagainya. Hanya memang tadi kita bilang, motornya, motor listrik," jelas Arum.
Kendati begitu, motor tersebut tetap akan dimanfaatkan.
Baca Juga: Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik
"Intinya ya akan kita manfaatkan, tapi mungkin enggak semua juga untuk BGN lah yang terlalu banyak. Karena itu sudah dibayar oleh ruang negara," ucapnya.
Karena itu, BGN tengah mengkaji pengalihan pemanfaatan kendaraan tersebut ke kementerian dan lembaga lain yang dinilai lebih membutuhkan.
Di antaranya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), penyuluh pertanian, hingga guru.
Arum menegaskan pengalihan dilakukan agar aset yang telah dibeli menggunakan uang negara dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Berita Terkait
-
Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik
-
Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya
-
Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya
-
[CEK FAKTA] Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang
-
BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain
-
5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual
-
Jangan Cuma Blokir Situs, Aktivis Pemuda Dukung Komdigi Sikat Habis Ekosistem Judol
-
Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI
-
5 Merek Sepatu Lokal Pria Terbaik untuk Gaya Kasual Pekerja Muda
-
Kasus Dugaan Polisi Aniaya 9 Warga, Koalisi Tanyakan Keseriusan Polda Riau
-
Kontroversi Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah: Disemprot Istana hingga Dianggap Tak Paham Hukum
-
5 Tips Memilih Eyeliner yang Tepat untuk Pemula: Gampang Dipakai, Hasil Rapi
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat