- Atika menyatakan penurunan muka tanah Jakarta mencapai tiga hingga empat sentimeter per tahun di Balai Kota pada Rabu (22/7/2026).
- Pemprov DKI menangani masalah tersebut dengan mengendalikan pengambilan air tanah serta memperluas cakupan layanan air minum perpipaan.
- Cakupan pelayanan air bersih meningkat menjadi 82,33 persen pada Triwulan II 2026 melalui pembentukan PT Air Minum Jaya.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan kondisi terkini penurunan muka tanah di Ibu Kota dalam konferensi pers Realisasi APBD Triwulan II Tahun 2026 di Balai Kota, Rabu (22/7/2026).
Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengakui bahwa penurunan muka tanah masih menjadi salah satu masalah serius yang dihadapi Jakarta hingga saat ini.
Ia lalu memaparkan angka konkret laju penurunan muka tanah yang terjadi di wilayah DKI Jakarta.
“Saat ini, rata-rata penurunan muka tanah berada pada kisaran 3–4 sentimeter per tahun, dengan titik terdalam berada di kawasan Muara Baru,” ujar Atika.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta disebut telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan.
“Antara lain mengendalikan pengambilan air tanah serta memperluas cakupan layanan air minum perpipaan, agar ketergantungan masyarakat terhadap air tanah semakin berkurang,” jelas Atika.
Upaya memperluas layanan air perpipaan yang disinggung Atika sejalan dengan paparan Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat.
Ia menyebut cakupan pelayanan air bersih di Jakarta telah mencapai 82,33 persen hingga Triwulan II 2026, meningkat dari 72,69 persen pada 2025.
Capaian tersebut tak lepas dari pembentukan PT Air Minum Jaya (Perseroda), untuk mengejar target cakupan layanan 100 persen pada 2029.
Baca Juga: Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
“Dengan kedua strategi tersebut, diharapkan laju penurunan muka tanah dapat terus ditekan,” pungkas Atika.
Berita Terkait
-
Bikin Pangling, Trotoar Darurat MRT Bundaran HI Disulap Jadi Taman Labirin
-
Andi Widjajanto Akui Datangi Lokasi Demo Bundaran HI, Bantah Ikut Aksi
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
-
Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono
-
Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!