News / Nasional
Senin, 06 Juli 2026 | 17:11 WIB
Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Andi Widjajanto. (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Politikus PDIP Andi Widjajanto membantah tuduhan keterlibatan dalam demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026.
  • Andi menjelaskan kehadirannya di lokasi hanya karena penasaran melihat massa mahasiswa yang berhasil menembus kawasan Bundaran HI.
  • Ia menegaskan tidak berinteraksi dengan pengunjuk rasa maupun merepresentasikan sikap resmi PDIP terkait aksi demonstrasi tersebut.

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Andi Widjajanto membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah kemunculannya di lokasi aksi memicu spekulasi sejumlah pihak, termasuk desakan dari politikus PKB agar PDIP bersikap tegas terkait keberadaan mantan Gubernur Lemhannas itu.

Andi menegaskan kehadirannya di sekitar Bundaran HI saat itu tidak berkaitan dengan aksi unjuk rasa. Ia mengaku hanya menghampiri mahasiswa yang sedang berdemonstrasi setelah mendengar suara klakson saat makan siang di sekitar lokasi.

"Saya tidak terlibat demo. Saya hanya mengunjungi adik-adik mahasiswa karena saya sedang makan siang dan kedengaran klaksonnya, lalu kaget mereka bisa tembus ke Bundaran HI, normalnya tidak tembus," kata Andi saat ditemui di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Senin (6/7/2026).

Politikus PDIP Andi Widjajanto. (Suara.com/Yaumal)

Rasa penasarannya muncul setelah massa aksi berhasil mencapai Bundaran HI. Menurutnya, hal tersebut bukan sesuatu yang lazim terjadi. Ia menegaskan tidak melakukan aktivitas apa pun selain melihat situasi di lapangan.

"Ya itu saja, tidak ada apa pun yang saya lakukan berinteraksi dengan mereka sebelum atau sesudah itu. Sebagai orang yang heran kenapa demonya tembus ke Bundaran HI," ujarnya.

Andi juga membantah anggapan bahwa kehadirannya di lokasi dapat dimaknai sebagai representasi sikap resmi PDIP terhadap aksi tersebut.

Ia memastikan tidak ada tindakan yang dapat diartikan sebagai bentuk dukungan atau keterlibatan dirinya maupun PDIP dalam aksi itu.

"Nggak, nggak, nggak ada interaksi saya dengan mereka. Sama sekali nggak ada," tegasnya.

Baca Juga: Tak Ada Cara Lain! Begini Prosedur Hukum Jika Perwira TNI Aktif Terjerat Kasus Korupsi MBG

Load More