- Partai Kebangkitan Bangsa memberikan penghargaan kepada lima kiai kharismatik di Jakarta Convention Center pada Kamis, 24 Juni 2026.
- Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa besar para kiai dalam mengembangkan dakwah Islam yang selaras dengan nasionalisme.
- Kelima tokoh yang menerima penghargaan meliputi KH Sahal Mahfudh, KH Hasyim Muzadi, KH Imron Hamzah, KH Ahmad Faqih, dan KH Bukhori Masruri.
Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan penghargaan khusus kepada lima tokoh kiai kharismatik.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa besar mereka dalam mengembangkan dakwah Islam yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan cinta Tanah Air.
Penganugerahan tersebut dilangsungkan dalam acara puncak Harlah ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Kamis malam (24/6/2026) kemari.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Manarul Hidayah, didampingi oleh Sekjen DPP PKB, M Hasanuddin Wahid.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menjelaskan bahwa kelima tokoh tersebut dipilih karena dedikasi tanpa henti mereka terhadap dunia pendidikan pesantren, dakwah, dan penguatan persatuan bangsa.
Menurut sosok yang akrab disapa Kang Cucun ini, para kiai tersebut berhasil memadukan semangat keagamaan dengan nasionalisme.
"Penghargaan PKB ini kami persembahkan kepada para kiai yang berdakwah menanamkan nilai-nilai keislaman dalam satu tarikan napas yang menyatu dengan nasionalisme, Pancasila, dan cinta Tanah Air, menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami oleh umat," ujar Cucun.
Cucun menambahkan bahwa keteladanan para kiai ini menjadi bukti nyata bahwa menjalankan ajaran agama dan mencintai negara adalah dua hal yang saling menguatkan.
"Sepanjang hidup beliau-beliau mendedikasikan diri untuk mendidik umat dan rakyat bahwa mencintai Indonesia sama pentingnya dengan mencintai agamanya. Menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sama mulianya dengan melaksanakan rukun Islam," lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
Adapun lima tokoh kiai yang menerima penghargaan tersebut adalah:
1. KH. Sahal Mahfudh (diwakili putranya, Gus Abdul Ghoffar Rozin): Mantan Rais Aam PBNU dan Pengasuh Pesantren Maslakul Huda yang dikenal alim serta konsisten membawa pesan akhlak dan nasionalisme dalam dakwahnya.
2. KH. Hasyim Muzadi (diwakili putranya, Gus Yusron Hasyim Muzadi): Mantan Ketua Umum PBNU yang dikenal sebagai intelektual penyebar Islam moderat hingga ke level internasional.
3. KH. Imron Hamzah (diwakili istri beliau): Sosok mubalig berwibawa yang pernah menjabat Ketua PWNU Jawa Timur dan anggota MPR RI periode 1987–1997.
4. KH. Ahmad Faqih (diwakili putranya, KH. Mali Murtadlo, Lc.): Pengasuh Pesantren Al-Musri Cianjur yang merupakan kiai pejuang melawan penjajahan Jepang dan Belanda demi mempertahankan kemerdekaan.
5. KH. Bukhori Masruri (diwakili putranya, Gus Farham Fuad): Ulama sekaligus seniman pencipta lagu "Perdamaian" yang menggunakan seni sebagai media dakwah untuk menyebarkan nilai persatuan.
PKB berharap keteladanan para tokoh tersebut dapat menginspirasi generasi muda dalam menjaga harmoni antara nilai-nilai keislaman dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Islam dan Nasionalisme Satu Tarikan Napas, PKB Anugerahi 5 Kiai Penjaga NKRI
-
Sunscreen Apa yang Cepat Mencerahkan Kulit Kusam? Ini Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Ghea Indrawari Dighosting MUA Jelang Manggung, Terpaksa Dandan Sendiri
-
Kronologi Kematian Brigadir EWS, Ditemukan Tewas di Rumah Kos hingga 13 Saksi Diperiksa
-
Mitsubishi Beri Sinyal Pajero Terbaru Siap Mengaspal dengan Teknologi Hybrid
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
7 Ciri-Ciri Sunscreen Tidak Cocok di Kulit Wajah, Perlu Dihentikan Dulu