News / Metropolitan
Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kerusakan gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 disebabkan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan pada Jumat, 24 Juli 2026.
  • Pemprov DKI Jakarta berencana melibatkan Dinas Cipta Karya Tata Ruang serta Dinas Bina Marga guna mengawasi langsung proses konstruksi bangunan sekolah.
  • Gubernur membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mengevaluasi kondisi seluruh gedung sekolah di wilayah Jakarta agar kejadian serupa tidak terulang.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan penyebab mendasar rusaknya sejumlah gedung sekolah di Jakarta.

Bukan hanya soal anggaran, melainkan juga lemahnya pengawasan pembangunan sekolah.

Hal itu disampaikan Pramono usai meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, selama ini seluruh proses pembangunan gedung sekolah berada penuh di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan.

Termasuk soal renovasi gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada 2011 lalu, yang setelah bagian atapnya roboh baru terlihat kualitas materialnya yang kurang bagus.

"Kerangkanya kelihatan dengan gampang, bahwa ada yang masih utuh, ada yang berkarat, yang kemudian menyebabkan kerusakan yang ada. Di beberapa tempat tadi kita lihat dengan gampang," jelas Pramono.

Dinas Pendidikan, kata Pramono, tidak semuanya memiliki keahlian teknis untuk mengawasi proses konstruksi bangunan.

"Mereka ini kan pemakainya. Pengawasnya tentunya dari dinas yang lain yang terkait," katanya.

Keterlibatan Dinas Pendidikan dalam pembangunan fisik sekolah sendiri sebenarnya muncul akibat perubahan aturan yang mewajibkan alokasi 20 persen anggaran pendidikan.

Baca Juga: Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Kemensos Gandeng ICW

Namun pada praktiknya, hampir seluruh daerah tidak benar-benar mengandalkan Dinas Pendidikan untuk mengerjakan pembangunan fisik.

Untuk itu, Pemprov DKI akan melibatkan Dinas Cipta Karya Tata Ruang (Citata) dan Dinas Bina Marga guna mengawasi langsung proses pembangunan.

Selain menambah pengawas dari dinas teknis, Pramono juga akan membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mengevaluasi kondisi gedung sekolah lain di Jakarta.

"Saya tidak mau ini terulang kembali," tegas eks Sekretaris Kabinet itu.

Load More