News / Nasional
Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB
RedTalks 2026 bertajuk "Indonesia Punya Kita: Nasionalisme Tanpa Batas Generasi" digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama detikcom di Malang Creative Center, Malang, Sabtu (25/7/2026). [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama detikcom menggelar acara RedTalks 2026 di Malang Creative Center pada Sabtu, 25 Juli 2026.
  • Sekretaris DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono menyatakan acara tersebut dihadiri peserta melebihi perkiraan dan berencana memperluas forum serupa ke berbagai daerah.
  • Partai akan menampung aspirasi terkait lapangan kerja dan biaya hidup untuk dirumuskan menjadi kebijakan melalui kader di legislatif dan eksekutif.

Suara.com - Tingginya antusiasme anak muda dan mahasiswa Malang Raya dalam mengikuti RedTalks 2026 menjadi perhatian khusus bagi DPD PDIP Jawa Timur.

Partai berlambang banteng moncong putih itu menilai tingginya partisipasi generasi muda menunjukkan kebutuhan terhadap ruang dialog yang terbuka untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan aspirasi.

RedTalks 2026 bertajuk "Indonesia Punya Kita: Nasionalisme Tanpa Batas Generasi" digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama detikcom di Malang Creative Center, Malang, Sabtu (25/7/2026).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut menjadi catatan penting bagi partainya. Ia menyebut jumlah peserta yang hadir bahkan melebihi perkiraan panitia.

"Kami melihat, terus terang ini di luar dugaan kami. Antusiasme anak-anak muda, khususnya di Malang Raya, luar biasa. Kursi terisi penuh dan sampai ada yang berdiri, bahkan di luar. Kami mohon maaf atas keterbatasan tempat," kata Deni seusai acara.

Menurut Deni, tingginya partisipasi tersebut menjadi tantangan bagi PDI Perjuangan untuk menyediakan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Ia mengatakan partainya berencana memperluas penyelenggaraan RedTalks ke berbagai daerah di Jawa Timur. Forum tersebut diharapkan tidak hanya digelar dalam skala besar, tetapi juga dapat berkembang di lingkungan kampus, kafe, maupun komunitas masyarakat.

"Harapan kami RedTalks cakupan wilayahnya semakin luas di masing-masing kabupaten/kota. Mau itu di kampus, di warung kopi, di kafe, buatlah acara-acara seperti ini agar masukan dari lingkungan paling kecil bisa kemudian ditampung," ujarnya.

Deni mengatakan berbagai aspirasi yang muncul dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi partai. Aspirasi tersebut selanjutnya dapat dirumuskan menjadi program internal maupun diperjuangkan melalui kader PDI Perjuangan yang duduk di lembaga legislatif dan eksekutif.

Baca Juga: Bukan Partai Titipan Atas! PGR Daftar Kemenkum Usai Berjuang Keluar Masuk Kelurahan Bertahun-tahun

"Kami di PDIP akan mencoba menata, menampung aspirasi, kemudian bisa merumuskan aspirasi itu menjadi satu kebijakan. Baik kebijakan internal partai maupun kami akan menugaskan kader-kader PDIP yang ada di legislatif maupun eksekutif," katanya.

Anak Muda Hadapi Persoalan Lapangan Kerja dan Biaya Hidup

Deni menilai generasi muda saat ini menghadapi beragam persoalan, mulai dari keterbatasan lapangan pekerjaan hingga meningkatnya biaya hidup. Persoalan tersebut, menurutnya, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, partai politik, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Ini menjadi tantangan kami, dan kami akan mencoba bedah satu per satu. Ini perlu kerja sama dari seluruh stakeholder," ujarnya.

Ia mencontohkan kondisi politik di wilayah Malang Raya yang melibatkan pemerintahan daerah dengan latar belakang politik berbeda. Menurutnya, komunikasi antara lembaga legislatif dan eksekutif perlu diperkuat agar aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan.

Deni juga menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader partai agar mampu memahami persoalan masyarakat secara substansial. Ia menyebut PDI Perjuangan memiliki program sekolah partai dan kaderisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader.

Load More