- Aparat keamanan Jerman menyelidiki dugaan keterkaitan jaringan teroris islamis pada pelaku tabrak massal Berlin.
- Serangan mobil saat perayaan Pride di dekat taman Tiergarten menewaskan satu orang serta melukai 17 korban.
- Kanselir Friedrich Merz mengecam keras serangan brutal tersebut dan berjanji segera menindak tegas pelakunya.
Suara.com - Aparat keamanan Jerman mengungkap dugaan keterkaitan pelaku tabrak massal di Berlin dengan jaringan teroris.
Insiden yang terjadi saat perayaan Pride tersebut menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 17 lainnya.
Polisi menyatakan pelaku telah berhasil diidentifikasi, namun hingga kini belum ditangkap.
Pencarian besar-besaran masih dilakukan di seluruh wilayah ibu kota Jerman setelah pelaku meninggalkan kendaraan di lokasi kejadian.
“Pelaku telah diidentifikasi, tetapi belum diamankan, dan diduga memiliki hubungan dengan jaringan islamis,” ujar juru bicara kepolisian dikutip dari AFP.
Insiden tragis ini terjadi di dekat taman Tiergarten, saat acara yang seharusnya menjadi perayaan kebebasan dan toleransi berubah menjadi kepanikan.
Layanan darurat langsung dikerahkan untuk mengevakuasi dan merawat para korban di lokasi.
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam keras serangan tersebut dan berjanji akan menindak tegas pelaku.
Ia menyebut kejadian itu sebagai tindakan mengerikan yang menyerang nilai-nilai demokrasi.
Baca Juga: Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
“Kami akan melakukan segala cara untuk mengungkap dan menghukum pelaku dari tindakan keji ini,” tegas Merz dalam pernyataan resminya.
Wali Kota Berlin Kai Wegner juga menyampaikan bahwa insiden tersebut merupakan serangan brutal terhadap kebebasan kota.
Ia menyesalkan acara yang mengusung pesan damai harus berakhir dengan kekerasan.
Penyelenggara acara segera menghentikan kegiatan dan meminta peserta meninggalkan area demi keamanan.
Polisi juga meningkatkan pengamanan dan mengimbau warga menghindari area sekitar lokasi kejadian.
Beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga kini, motif pasti serangan masih dalam penyelidikan aparat.
Berita Terkait
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
5 Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Gemini yang Sedang Marah dan Ngambek
-
Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
Kasus Febrie Adriansyah Disorot Media Asing: Ujian Serius Pemerintahan Prabowo
-
Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
-
Inovasi Brownies Mocaf Belimbing, Angkat Potensi Lokal Hingga Naik Kelas Bersama BRI
-
Bank Mandiri Raih Laba Rp30,4 Triliun Berkat Pertumbuhan Kredit
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
-
Kenapa AC Inverter Tidak Dingin Jika Salah Ukuran PK?
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?