- Polisi menyelidiki bentrokan antara warga dan penghuni lahan kosong di Jalan Tambak, Menteng, pada Minggu pagi.
- Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
- Petugas mengamankan tiga orang saksi serta menemukan bangunan dan kendaraan terbakar di lokasi kejadian.
Suara.com - Kepolisian menyelidiki bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7) pagi yang mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB yang berawal dari perselisihan antara warga dengan sejumlah oknum yang menempati lahan kosong di lokasi kejadian.
"Sekitar pukul 10 pagi tadi terjadi perselisihan antara pihak warga dan pihak oknum-oknum yang kebetulan menempati lahan kosong," kata Braiel di Jakarta pada Minggu.
Akibat insiden tersebut, polisi membawa dua korban luka ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.
"Untuk korban jiwa meninggal dunia tidak ada. Ada yang luka dan kami sudah bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sesegera mungkin," kata dia.
Braiel mengatakan penyidik masih mendalami penyebab pasti bentrokan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Selain itu, polisi menemukan adanya bangunan dan kendaraan yang terbakar di lokasi kejadian.
Namun, penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan objek yang terbakar beserta penyebabnya.
Baca Juga: Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
"Kami akan pastikan lagi mana objek-objeknya dan segera melakukan olah TKP," katanya.
Terkait dugaan pelaku pembakaran, Braiel menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Sejauh ini, polisi telah mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan dalam pemeriksaan awal dan belum menetapkan tersangka.
"Masih kami dalami. Kami mohon waktu dan diberikan kesempatan untuk menyelesaikan penyelidikan ini," kata Braiel.
Berita Terkait
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta
-
Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan
-
Warga Menteng Berharap Liga Aspal Tak Lagi Digelar di Jalanan
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta