- BPJS Watch mengecam pelatihan berjalan di atas api bagi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan.
- Timboel Siregar menyatakan kegiatan tersebut berbahaya, tidak ada urgensinya, serta mempertanyakan penggunaan anggaran.
- BPJS Watch mendesak direksi memberikan penjelasan terbuka terkait video viral pelatihan dan menghentikan kegiatan tersebut.
Suara.com - BPJS Watch mengecam keras pelatihan fire walk atau berjalan di atas api yang diikuti calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut dinilai tidak memiliki relevansi dengan pekerjaan, berisiko terhadap keselamatan peserta, hingga berpotensi menghamburkan dana yang berasal dari iuran pekerja.
Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan pelatihan semacam itu sama sekali tidak memiliki urgensi bagi calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik.
"Pelatihan berjalan di atas api oleh calon pekerja di BPJS TK menurut saya sangat tidak tepat dan harus disesali, dan tentunya tidak ada urgensinya pada saat mereka bekerja di BPJS TK," kata Timboel kepada Suara.com, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut justru berisiko membahayakan calon pegawai dan tidak mencerminkan prinsip keselamatan kerja yang selama ini menjadi salah satu fokus BPJS Ketenagakerjaan.
"Saya kira pelatihan tersebut beresiko besar terhadap calon pekerja, dan tidak mendukung keselamatan calon pekerja," ujarnya.
Timboel juga menolak apabila pembekalan calon pegawai melibatkan institusi militer maupun kepolisian. Ia menilai model pelatihan seperti itu tidak tepat diterapkan di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.
"Saya menolak keras pelatihan seperti ini, dan saya pun menolak pelatihan yang dilakukan TNI atau Polri terhadap calon pekerja BPJS TK," tegasnya.
Selain menyoroti aspek keselamatan, Timboel mempertanyakan penggunaan anggaran untuk kegiatan tersebut.
Menurutnya, biaya pelatihan semestinya dialokasikan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Tukin TNI Naik Berapa? Ini Besaran Resminya Menurut Perpres 42 Tahun 2026
"Biaya pelatihan ini mahal, yang sesungguhnya biaya tersebut diambil dari dana buruh di BPJS TK, yang seharusnya digunakan secara lebih baik oleh direksi untuk menciptakan pekerja yang handal dengan pelayanan yang baik kepada pekerja," katanya.
Karena itu, BPJS Watch mendesak Direksi BPJS Ketenagakerjaan memberikan penjelasan terbuka mengenai pelaksanaan pelatihan tersebut, termasuk alasan adanya dugaan keterlibatan personel TNI atau Polri.
"Saya berharap Direksi BPJS TK menjelaskan tentang masalah pelatihan ini dan menjelaskan tentang keterlibatan TNI atau Polri dalam pelatihan ini. Saya berharap direksi BPJS TK menghentikan segera pelatihan ini," tegas Timboel.
Viral di Media Sosial
Desakan itu muncul setelah video yang memperlihatkan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan berjalan tanpa alas kaki di atas api viral di media sosial.
Salah satu video diunggah akun Instagram @melaniesubono dengan narasi, "Skil penting calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan harus bisa jalan di atas api. Kira-kira berapa budget pelatihan ini?"
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular