News / Nasional
Senin, 03 Agustus 2026 | 17:38 WIB
Potret Prabowo Subianto (Instagram/Prabowo)
Baca 10 detik
  • Ekonom Anthony Budiawan menyatakan program Makan Bergizi Gratis tidak menghasilkan nilai tambah ekonomi dalam negeri.
  • Pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang bermasalah justru mengakibatkan terjadinya penumpukan kekayaan pada pihak tertentu saja.
  • Pendirian Koperasi Desa Merah Putih dinilai gagal meningkatkan perekonomian karena tidak melakukan kegiatan produksi baru.

Suara.com - Program-program andalan Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai tidak memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ekonom senior Anthony Budiawan menilai, program-program tersebut masih jauh panggang dari api untuk meningkatkan perekonomian dalam negeri.

Padahal menurutnya, seharusnya Prabowo dapat memulihkan situasi ekonomi Indonesia peninggalan rezim Presiden Ketujuh Jokowi yang carut-marut.

"MBG itu secara keseluruhan tidak memberikan nilai. Ini kan bagian dari fiskal. Selama fiskal tidak naik maka tidak ada tambahan ekonomi yang bisa dinaikan," ucap Anthony dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV pada Senin (3/8/2026).

Padahal, kata Anthony, MBG dapat menciptakan redistribusi konsumsi yang merata bagi tiap masyarakat.

Masalahnya, pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah malah menghasilkan penumpukan kekayaan belaka.

"Harusnya dibatasi, satu orang satu SPPG aja. Jangan beberapa itu mempunyai puluhan, ratusan," tambahnya.

Selain MBG, Anthony juga menegaskan pendirian Kopdes Merah Putih di beberapa daerah juga tidak memberikan manfaat signifikan.

"Karena ini tidak berproduksi. Ekonomi ini kan harus ada produksi baru bisa meningkatkan ekonomi. Kalau tidak berproduksi apa yang harus ditingkatkan?," jelas mantan rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu.

Baca Juga: BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

Sebabnya, menurut Anthony, Kopdes Merah Putih dan MBG sama-sama hanya menciptakan substitusi belaka. (Reporter: Alif Bintang)

Load More