Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat peran aktifnya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, dalam sambutannya pada acara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro (Undip) Tahun Ajaran 2026/2027 di Semarang, Rabu (5/8/2026).
Di hadapan Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., jajaran senat, wakil rektor, serta ribuan mahasiswa baru, Nixon menekankan bahwa perguruan tinggi merupakan kawah candradimuka tempat lahirnya para pemimpin bangsa, ilmuwan, entrepreneur, birokrat, dan inovator masa depan.
"Indonesia sedang menikmati bonus demografi di mana mayoritas penduduk berada pada usia produktif. Ini adalah peluang sekaligus tantangan besar. Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila kita mampu menyiapkan SDM yang unggul, inovatif, adaptif terhadap teknologi, dan berintegritas, yang tempat lahirnya adalah perguruan tinggi," ujar Nixon.
Sebagai bank milik negara, Nixon menyatakan bahwa BTN memiliki tanggung jawab moral dan strategis untuk ikut membangun ekosistem pendidikan nasional. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan investasi kepada manusia.
Undip sendiri dinilai sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dengan skala yang masif mencakup lebih dari 68.000 mahasiswa aktif, didukung oleh hampir 1.800 dosen dan lebih dari 1.900 tenaga kependidikan. Dengan kapasitas sebesar itu, Undip menjadi salah satu pusat pengembangan talenta nasional yang sangat strategis.
"Oleh karena itu, kolaborasi BTN dengan Undip bukan sekadar kerja sama layanan perbankan konvensional, melainkan komitmen bersama untuk membangun generasi Indonesia yang lebih unggul," tambahnya.
Salah satu puncak dari kolaborasi ini adalah peluncuran resmi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding BTN-Undip. Pada tahun ajaran ini, sekitar 17.000 mahasiswa baru UNDIP akan langsung menggunakan KTM berteknologi mutakhir dari BTN sejak hari pertama memasuki dunia perkuliahan.
Nixon menjelaskan bahwa KTM saat ini telah bertransformasi jauh melampaui fungsi konvensionalnya sebagai kartu identitas. Kartu ini kini telah terintegrasi penuh ke dalam ekosistem digital kampus, di mana kartu tersebut berfungsi sebagai identitas resmi mahasiswa, terhubung langsung dengan rekening tabungan, dilengkapi teknologi kartu debit contactless, menjadi sarana pembayaran dan transaksi digital sehari-hari, serta menjadi pintu masuk berbagai layanan keuangan modern.
Untuk mendukung kemudahan tersebut, BTN memberikan fasilitas pembukaan rekening secara massal, pembebasan berbagai biaya administrasi tertentu, serta dukungan infrastruktur teknologi pembayaran yang aman, praktis, dan nyaman.
Baca Juga: Tak Sekadar Hunian, BTN Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Fashion & Lifestyle
"Ketika ekonomi tumbuh begitu cepat, kebutuhan masyarakat dan pemerintah terhadap layanan keuangan juga berubah. BTN terus bertransformasi menjadi The Best Partner for Indonesian Families, hadir dalam setiap fase kehidupan—mulai dari seseorang menjadi mahasiswa, membuka rekening pertama, belajar mengelola keuangan, berwirausaha, hingga memiliki rumah pertama," jelas Nixon.
Menutup sambutannya, Nixon berpesan kepada seluruh mahasiswa baru Undip agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya sebagai batu loncatan menuju masa depan yang gemilang.
"Berani bermimpi besar, aktif berorganisasi, bangun jejaring seluas-luasnya, terus belajar, dan jangan pernah berhenti berinovasi," pesannya.***
Berita Terkait
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Tak Sekadar Hunian, BTN Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Fashion & Lifestyle
-
Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi
-
Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM