News / Nasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Ilustrasi Cek Kesehatan Gratis. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Sepanjang 2026, Kemenkes menemukan satu juta kasus baru hipertensi dan 188 ribu kasus baru diabetes melalui pemeriksaan Program Cek Kesehatan Gratis.
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan temuan tersebut membuktikan bahwa pemeriksaan kesehatan tahunan sangat penting dilakukan tanpa menunggu munculnya gejala penyakit.
  • Program Cek Kesehatan Gratis juga menunjukkan hasil positif karena berhasil membantu jutaan penderita hipertensi dan diabetes mengendalikan kadar kesehatan mereka.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan sekitar satu juta kasus baru hipertensi pada peserta Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada pemeriksaan tahun sebelumnya dinyatakan tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Temuan tersebut diperoleh setelah Kemenkes melakukan pemeriksaan ulang terhadap 9,2 juta peserta CKG sepanjang 2026. Data itu menunjukkan kondisi kesehatan seseorang dapat berubah dalam waktu singkat meski sebelumnya dinyatakan sehat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hasil tersebut menjadi alasan mengapa masyarakat perlu menjalani pemeriksaan kesehatan setiap tahun dan tidak menunggu hingga muncul gejala penyakit.

"Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berharap penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga segera ditangani. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau komplikasi," ujar Menkes Budi.

Ia mengingatkan, sebagian besar penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi dan diabetes, kerap berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal.

Temuan serupa juga terlihat pada kelompok peserta yang sebelumnya berada dalam kondisi prehipertensi. Dari 1,3 juta peserta yang menjalani pemeriksaan ulang, sebanyak 247 ribu orang kini telah mengalami hipertensi.

Sementara pada diabetes, Kemenkes mendeteksi 188 ribu kasus baru dari 8,3 juta peserta yang sebelumnya tidak terdiagnosis penyakit tersebut. Selain itu, 16 ribu peserta yang semula berada dalam kondisi prediabetes kini berkembang menjadi diabetes.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menegaskan hasil pemeriksaan yang baik pada satu tahun tidak bisa dijadikan jaminan kondisi kesehatan akan tetap sama pada tahun berikutnya.

"Pesannya sederhana, lakukan Cek Kesehatan Gratis setiap tahun. Hasil pemeriksaan yang baik pada tahun lalu bukan berarti kondisi kesehatan kita tetap sama pada tahun ini," tutur Endang.

Baca Juga: Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Di sisi lain, program CKG juga menunjukkan hasil positif dalam pengendalian penyakit. Dari 2,4 juta penderita hipertensi yang kembali menjalani pemeriksaan, sebanyak 1,1 juta orang berhasil menurunkan tekanan darah hingga kembali ke rentang normal. 

Sementara pada diabetes, 235 ribu dari total 340 ribu peserta yang dipantau ulang berhasil mengendalikan kadar gula darahnya.

Load More