News / Nasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB
Norman Joesoef, pendiri dan Chairman Republikorp. [Instagram/ normanjoesoef]
Baca 10 detik
  • Norman Joesoef adalah pendiri Republikorp yang memajukan industri pertahanan.
  • Ia berperan penting mendatangkan Drone Baykar dan Rudal BrahMos.
  • Kiprahnya sukses memperkuat kerja sama militer strategis Indonesia.

Suara.com - Kehadiran alutsista berteknologi tinggi di Indonesia tidak lepas dari peran penting tokoh-tokoh di balik layar. Yakni sosok Norman Joesoef, sosok yang menjembatani kerja sama strategis kelas dunia untuk militer kita.

Siapa Norman Joesoef yang namanya sedang ramai jadi sorotan? Apa saja sepak terjangnya dalam industri pertahanan?

Ia merupakan Pendiri, Chairman, sekaligus CEO dari Republikorp. Perusahaan swasta nasional ini berfokus pada manufaktur industri pertahanan dan pengembangan teknologi strategis.

Peran vitalnya terlihat nyata dalam memfasilitasi transfer teknologi militer global ke Tanah Air. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan mendatangkan teknologi Drone Baykar dan Rudal BrahMos ke Indonesia.

Profil dan Latar Belakang Pendidikan

Norman Joesoef (Instagram)

Kapasitas Norman Joesoef di bidang pertahanan didukung oleh latar belakang pendidikannya yang sangat kuat. Ia meraih gelar di bidang Political Economy serta Political Science and Government dari Anglo-American University, Praha.

Pengetahuannya semakin matang setelah menempuh pendidikan Magister Pertahanan (M.Han) di Universitas Pertahanan (Unhan) RI. Di kampus tersebut, ia secara khusus mendalami program studi Total War Strategy atau Strategi Perang Semesta.

Melalui Republikorp, ia memiliki visi besar untuk membangun kemandirian industri pertahanan lokal secara berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk secara perlahan mengurangi ketergantungan penuh Indonesia pada impor alutsista dari luar negeri.

Kiprah dan Inovasi Pertahanan Lokal

Baca Juga: Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI

Kerja sama Republikorp dengan Fincantieri untuk pengembangan kapal angkatan laut di Indonesia. [Dok Republikorp]

Dalam kiprahnya, Republikorp telah melahirkan berbagai inovasi produk pertahanan buatan dalam negeri. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan Kapal Rudal Siluman (Stealth Missile Boat) dan pembuatan kendaraan tempur taktis.

Perusahaannya juga aktif mengembangkan UAV atau drone taktis lokal untuk kebutuhan dalam negeri. Teknologi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan intelijen dan pengawasan militer mutakhir.

Di kancah internasional, ia juga sukses menjalin berbagai kemitraan strategis bernilai tinggi. Contohnya adalah kerja sama sistem persenjataan dengan Roketsan (Turki) dan EDGE Group (Uni Emirat Arab).

Kerja Sama Strategis Drone Baykar dan Rudal BrahMos

CEO Republikorp Norman Joesoef saat meneken pernjanjian kerja sama pembangunan pabrik pesawat nirawak atau drone, di Istana Kepresidenan Bogor Rabu 12 Februari 2025.

Nama Norman Joesoef semakin disorot publik berkat keberhasilannya merealisasikan kerja sama Drone Baykar asal Turki. Kesepakatan penting ini berfokus pada rencana pembangunan pabrik manufaktur pesawat nirawak tersebut di Indonesia.

Momen penandatanganan yang bersejarah ini dilakukan langsung di Istana Kepresidenan Bogor. Kesepakatan tersebut disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Load More