News / Metropolitan
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:06 WIB
Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Selatan mendata 995 airsoft gun dan beberapa senjata lain di sekolah swasta Kebayoran Lama.
  • Penyidik mengamankan seluruh barang bukti di Gudang Wasendak Polda Metro Jaya pada Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Polisi juga menemukan barang diduga narkotika serta menyelidiki konflik internal mantan ketua yayasan Indra Wargadalem.

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap hasil pendataan sementara terhadap ratusan senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selain ratusan airsoft gun, polisi juga menemukan senapan angin, senjata api, hingga barang yang diduga narkotika.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengatakan penyidik telah mendata 995 pucuk airsoft gun yang terdiri dari dua jenis.

"Temuan airsoft gun sebanyak 995, terdiri dari jenis revolver airsoft gun sebanyak 776 dan jenis pistol airsoft gun sebanyak 215," kata Joko kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).

Selain airsoft gun, polisi juga menemukan empat pucuk senapan angin serta satu pucuk senjata api merek Franchi S.p.A (Franchi), pabrikan asal Italia.

"Ditemukan juga empat pucuk senapan angin. Selain itu juga ditemukan satu pucuk senjata api merek Francispa," ujarnya.

Tak hanya itu, penyidik turut mengamankan empat laras senjata panjang pabrikan dan tiga pucuk airsoft gun berjenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine.

Seluruh barang bukti tersebut kini dititipkan di Gudang Penyimpanan Senjata dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan.

Dalam penggeledahan itu, polisi juga menemukan barang yang diduga narkotika, yakni dua linting ganja dan satu paket yang diduga sabu. Namun, temuan tersebut masih didalami oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

"Yang itu masih penyelidikan. Saat ini kan keterangan baru dari pihak yayasan," kata Joko.

Baca Juga: Polisi Bantah 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel untuk Ekskul

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan penemuan ratusan senjata di salah satu ruangan sekolah swasta di Kebayoran Lama. Ruangan tersebut diketahui sebelumnya ditempati oleh mantan Ketua Yayasan, Indra Wargadalem (IWD).

Kasus ini terungkap setelah terjadi konflik internal di lingkungan yayasan. Indra disebut telah diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua yayasan karena diduga melakukan penyelewengan dana. Saat ruangan yang pernah ditempatinya dibuka, pihak sekolah bersama kepolisian menemukan ratusan senjata beserta barang-barang lain yang kini masih dalam proses penyelidikan.

Load More