News / Nasional
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:10 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan di Istana Kepresidenan bahwa rumor Surpres pergantian Kapolri adalah tidak benar.
  • Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pada Agustus 2026 bahwa belum ada surat masuk terkait pergantian Kapolri.
  • Pernyataan resmi pemerintah memastikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap menjalankan tugasnya sebagai Kapolri saat ini.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi resmi terkait rumor yang beredar di publik mengenai adanya Surat Presiden (Surpres) dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Prasetyo menegaskan bahwa kabar mengenai adanya dokumen resmi untuk mengganti pucuk pimpinan Polri tersebut tidak benar.

Hingga saat ini, pihak Istana memastikan belum ada surat keputusan atau Surpres yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo terkait hal tersebut.

"Oh, baik. Yang pertama, menanggapi yang beredar di publik berkenaan dengan masalah Surpres pergantian Kapolri, dapat kami sampaikan bahwa sampai hari ini tidak ada atau belum ada Surpres pergantian Kapolri," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Pernyataan ini sekaligus mematahkan spekulasi yang sempat berkembang di tengah masyarakat dan media sosial mengenai suksesi kepemimpinan di Korps Bhayangkara.

Dengan demikian, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tetap menjalankan tugasnya sebagai Kapolri.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman angkat bicara mengenai rumor yang beredar terkait adanya Surat Presiden (Surpres) dari Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Habiburokhman menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan Presiden telah mengirimkan surat penggantian pucuk pimpinan Polri tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

Ia memastikan hingga saat ini belum ada surat yang masuk ke DPR terkait hal tersebut.

Baca Juga: Masih Rahasia, Prabowo Godok Banyak Nama Sebelum Kirim Surpres Calon Gubernur BI ke DPR

"Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," tegas Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Raker tersebut membahas evaluasi kinerja Tahun Anggaran 2025 dan rencana kerja Tahun Anggaran 2026. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz

Politikus Partai Gerindra ini juga meminta publik agar bersikap kritis dan tidak mudah memercayai kabar yang tidak jelas sumbernya.

Ia menekankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja diembuskan tanpa didukung fakta.

"Kami menghimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," tambahnya.

Load More