News / Nasional
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:03 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menyatakan ketahanan energi dan harga BBM bersubsidi tetap stabil saat peluncuran buku di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
  • Pemerintah berhasil mencapai swasembada pangan yang kuat untuk menghadapi berbagai ancaman krisis global yang sedang terjadi.
  • Kinerja positif sektor energi berkat Menteri ESDM dan Pertamina membuat Indonesia tetap tenang menghadapi tantangan global.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi ketahanan energi nasional, khususnya terkait harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, masih terjaga dengan stabil di tengah ketidakpastian global.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran dan bedah buku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja jajarannya selama dua tahun terakhir.

Ia menilai pemerintah telah memberikan bukti nyata kepada rakyat Indonesia sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan penuh rasa percaya diri.

"Dan terus terang saja saya dua tahun ini kita baru berprestasi, tapi saya kira dua tahun bolehlah kita ya, rapor kita oke ya menurut saya ya. Kita sekarang berjalan, berdiri, menghadapi rakyat kita, menghadapi konstituen kita, menghadapi bangsa Indonesia, kita penuh dengan kepercayaan diri karena kita telah membuktikan bahwa kita berhasil dengan nyata," ujar Prabowo.

Salah satu keberhasilan nyata yang disinggung Presiden adalah capaian di sektor pangan. Ia menegaskan bahwa swasembada pangan Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan siap menghadapi berbagai ancaman global.

Presiden Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri acara peluncuran dan bedah buku karya Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad" di Djakarta Theater, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)

"Swasembada pangan nyata saudara-saudara. Periksa gudang semua. Kita siap ancaman di dunia, kita siap. Swasembada pangan kita menuju dan kita lebih kuat dari banyak negara lain saudara-saudara," lanjutnya.

Lebih lanjut, Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan pengelolaan sektor energi di bawah kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta sinergi dengan Pertamina.

Menurutnya, pengelolaan yang baik tersebut menjadi kunci terjaganya harga BBM bersubsidi di Tanah Air, sementara banyak negara lain mulai mengalami kepanikan.

Baca Juga: Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Ia menekankan bahwa Indonesia tetap tenang atau dalam kondisi "cool", meski tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

"Dan juga karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang. Bukan tidak menghadapi kesulitan," tegas Prabowo.

Load More