News / Nasional
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:28 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan distribusi undangan Sidang Tahunan 2026 dimulai Senin (10/8/2026).
  • Undangan ditujukan kepada mantan presiden, mantan wakil presiden, serta ketua umum partai politik dalam negeri.
  • Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026 di Kompleks Parlemen.

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai persiapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026.

Ia memastikan bahwa proses distribusi undangan kepada para tokoh bangsa akan dimulai pada hari Senin mendatang.

Muzani menjelaskan, bahwa undangan tersebut menyasar para mantan pemimpin negara hingga pimpinan partai politik. Hal ini dilakukan guna memastikan kehadiran para tokoh penting dalam agenda kenegaraan tersebut.

"Mulai Senin sudah didistribusikan. Mulai Senin sudah didistribusikan ke mantan-mantan wakil presiden dan termasuk para mantan presiden, termasuk ketua umum partai politik. Mulai, tapi urutannya bagaimana itu lagi didiskusikan karena yang punya hajat DPD," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Terkait teknis penyampaian undangan, pimpinan MPR RI berencana membagi tugas, termasuk berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

"Ya kelihatannya supaya bagi-bagi tugas, dengan DPD juga," kata dia.

Muzani juga menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan fisik undangan tersebut.

"Ya, kita lagi cek hari ini karena undangan baru siap setelah Senin," jelasnya.

Ilustrasi sidang tahunan. Suasana saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jakarta. [ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto]

Saat ditanya mengenai konfirmasi kehadiran para mantan presiden, Muzani menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian resmi.

Baca Juga: Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden

Ia berharap seluruh tokoh yang diundang dapat hadir pada prosesi pidato tahunan yang dijadwalkan pada 14 Agustus tersebut.

"Belum, karena kita belum tahu ya kita belum... Nanti, nanti akan kami kabari siapa yang akan datang dan siapa yang berhalangan. Mudah-mudahan bisa datang semuanya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muzani menegaskan, bahwa untuk agenda tahun ini, pihak MPR RI tidak mengundang perwakilan dari negara sahabat maupun pimpinan parlemen luar negeri. Fokus undangan hanya diperuntukkan bagi tokoh-tokoh di dalam negeri.

"Tidak ada. Termasuk ketua parlemen lain juga nggak ada kita undang," pungkas Muzani.

Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI telah menggelar rapat gabungan untuk mematangkan persiapan Sidang Tahunan MPR tahun 2026.

Rapat yang dilaksanakan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026) ini dihadiri oleh pimpinan MPR, seluruh fraksi, kelompok DPD, serta alat kelengkapan MPR.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan, bahwa salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah memastikan kesiapan teknis pelaksanaan sidang tahunan yang merupakan agenda konstitusional penting.

"Hari ini alhamdulillah Majelis Permusyawaratan Rakyat mengadakan rapat gabungan yang diikuti oleh seluruh pimpinan MPR ya, kecuali yang berhalangan. Yang kedua, oleh seluruh fraksi dan kelompok DPD serta alat kelengkapan MPR. Mengikuti dengan seksama agenda rapat gabungan pada hari ini. Rapat gabungan MPR pada hari ini membahas tiga hal pokok. Yang pertama, persiapan sidang tahunan MPR hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026," ujar Muzani usai rapat.

Muzani menjelaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan rapat, Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD akan dilaksanakan pada pagi hari agar dapat selesai sebelum waktu salat Jumat.

Load More