- Ketua Parlemen Venezuela Jorge Rodríguez melaporkan 6.301 orang meninggal dunia akibat gempa bumi ganda pada 24 Juni 2026.
- Pemerintah Venezuela mencatat 73.356 korban cedera telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit wilayah terdampak.
- Tim teknis telah memeriksa 53.314 bangunan rumah dan mengangkut 483.525,41 ton puing dari lokasi bencana.
Suara.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi ganda yang mengguncang Venezuela terus bertambah.
Data resmi terbaru mencatat 6.301 orang meninggal dunia sejak bencana terjadi pada 24 Juni 2026.
Angka tersebut bertambah 176 korban dibandingkan laporan sebelumnya.
Pembaruan data disampaikan Ketua Parlemen Venezuela Jorge Rodríguez ketika proses penanganan darurat, pemeriksaan bangunan, dan pembersihan puing masih berlangsung.
Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 menjadi pemicu bencana besar tersebut.
Negara bagian La Guaira menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah, termasuk kerusakan pada permukiman dan kawasan pesisir.
Selain korban meninggal, pemerintah Venezuela mencatat 73.356 orang telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Penanganan medis masih menjadi salah satu fokus utama di wilayah terdampak.
Di sektor perumahan, pemerintah menyebut telah menyalurkan 287 unit rumah kepada keluarga yang terdampak gempa.
Baca Juga: Katedral 98 Tahun Tak Kuasa Menahan Gempa Kolombia, Menara Ambruk Saat Misa Berlangsung
Sementara itu, tim teknis telah memeriksa 53.314 rumah untuk menentukan tingkat keamanan bangunan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 31.336 rumah masih layak dihuni, sedangkan 12.411 rumah memiliki pembatasan penggunaan.
Sebanyak 9.567 rumah dikategorikan berisiko tinggi dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kondisi tersebut membuat proses evakuasi dan pemulihan permukiman masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah.
Besarnya kerusakan juga terlihat dari volume material yang harus dibersihkan.
Pemerintah melaporkan 483.525,41 ton puing telah diangkut dari berbagai wilayah terdampak.
Berita Terkait
-
Katedral 98 Tahun Tak Kuasa Menahan Gempa Kolombia, Menara Ambruk Saat Misa Berlangsung
-
12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi
-
Detik-Detik Menegangkan, Tim SAR Evakuasi Bayi 6 Bulan dari Reruntuhan Gempa Kolombia
-
Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia
-
Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan
-
Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan
-
Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota
-
Pengacara Yaqut Klaim Punya Bukti DPR Tolak Usulan 100 Persen Kuota Tambahan Haji Reguler
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya