- Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono menjadi sorotan karena menggunakan tas mewah bermerek Fendi dan Louis Vuitton.
- Gaya hidup tersebut memicu tudingan dugaan penerimaan dana pengelolaan kerja sama media sebesar Rp1,5 miliar setiap bulan.
- Tudingan penerimaan dana tersebut belum didukung dokumen atau bukti resmi dari aparat penegak hukum yang sah.
Suara.com - Koleksi tas mewah Deputi II Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Timothy Ivan Triyono menjadi sorotan setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan barang-barang bermerek yang digunakannya.
Dua tas yang turut menjadi sorotan adalah Fendi Zucca FF 1974 Diagonal Belt Bag dan Louis Vuitton Avenue Slingbag dengan kode N45302.
Sorotan terhadap barang bermerek tersebut muncul bersamaan dengan beredarnya tudingan mengenai dugaan penerimaan dana Rp1,5 miliar per bulan yang dikaitkan dengan pengelolaan kerja sama media.
Koleksi Tas Mewah Timothy Ivan Triyono
Salah satu tas yang dikaitkan dengan penampilan Timothy adalah Fendi Zucca FF 1974 Diagonal Belt Bag. Model tersebut menggunakan motif Zucca khas Fendi dengan bodi berbahan coated canvas yang dipadukan panel kulit berwarna-warni.
Tas dengan nomor seri atau kode 7VA434 tersebut memiliki tali berbahan nylon dengan buckle, penutup ritsleting pada bagian depan, serta kantong dalam beritsleting. Berdasarkan dokumentasi produk pre-owned yang masih tersedia di pasar sekunder, ukurannya sekitar 18 x 19 x 3 sentimeter dan dibuat di Italia.
Karena model Fendi tersebut tidak lagi ditemukan sebagai produk aktif di situs resmi Fendi, harga retail resmi saat ini tidak dapat dipastikan. Sejumlah pasar sekunder memang masih mencantumkan model serupa dengan harga berbeda-beda, tetapi nominal tersebut tidak dapat dianggap sebagai harga resmi Fendi.
Tas lain yang menjadi perhatian adalah Louis Vuitton Avenue Slingbag N45302. Produk tersebut merupakan tas selempang berbahan Damier Graphite coated canvas dengan trim kulit sapi dan lapisan tekstil.
Berdasarkan situs resmi Louis Vuitton Indonesia, Avenue Slingbag N45302 berukuran 20 x 31 x 7 sentimeter dengan kompartemen utama, dua saku depan beritsleting, serta satu saku kecil beritsleting di bagian atas.
Tali berbahan nylon tidak dapat dilepas, tetapi bisa disesuaikan dan dipasang pada D-ring di sisi kanan maupun kiri tas.
Harga resmi Louis Vuitton Avenue Slingbag N45302 tercantum Rp42 juta di situs Louis Vuitton Indonesia.
Dugaan Terima Dana Rp1,5 Miliar
Sorotan terhadap gaya hidup Timothy kemudian berkembang seiring beredarnya tudingan mengenai dugaan penerimaan dana atau kickback sebesar Rp1,5 miliar per bulan yang dikaitkan dengan pengelolaan kerja sama media.
Namun, tudingan tersebut belum disertai dokumen kontrak, bukti riwayat transaksi, maupun hasil audit resmi aparat penegak hukum yang membuktikan adanya penerimaan uang tersebut.
Nama Timothy juga sebelumnya dikaitkan dengan pemeriksaan KPK dalam perkara suap penanganan perkara di Mahkamah Agung pada 2022. Dalam perkara tersebut, Timothy diperiksa sebagai saksi dan pernah menyerahkan Rp200 juta ke rekening penampungan KPK.
Melalui hak jawab tertanggal 31 Agustus 2025, Timothy menyatakan penyerahan uang tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum dan bukan pengakuan atas tindak pidana suap.
Keberadaan barang bermerek yang menjadi sorotan publik perlu dipisahkan dari tudingan penerimaan dana Rp1,5 miliar karena hingga laporan tersebut diterbitkan belum ada bukti resmi yang menghubungkan keduanya.