News / Nasional
Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:58 WIB
Ilustrasi Sumur (Unsplash/@palibrix)
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Aam Amelia di Desa Cilolohan, Tasikmalaya, pada hari Rabu setelah dilaporkan hilang selama 12 hari.
  • Petugas sempat mengalami kendala evakuasi akibat kemunculan ular kobra jawa berbahaya di dalam sumur tempat korban ditemukan.
  • Jenazah korban berhasil diangkat setelah ular dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Suara.com - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang perempuan berusia 46 tahun yang ditemukan di dalam sumur di Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu.

Korban diketahui bernama Aam Amelia. Ia sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya selama 12 hari sebelum akhirnya ditemukan berada di dalam sumur.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana membenarkan proses evakuasi tersebut. Setelah berhasil dikeluarkan dari sumur, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

"Setelah jenazah berhasil dievakuasi, dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Penemuan korban bermula dari laporan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tasikmalaya kepada tim SAR mengenai adanya warga yang diduga jatuh ke dalam sumur.

Laporan tersebut diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan mengevakuasi korban.

Ilustrasi - Salah satu kobra peliharaan Bunda Iin di rumahnya. [Suara.com/Anang Firmansyah]

Namun, proses evakuasi sempat menghadapi kendala. Petugas menemukan ular kobra jawa di dalam sumur yang menjadi lokasi korban. Keberadaan ular berbisa tersebut dinilai membahayakan keselamatan petugas.

"Tim SAR gabungan telah melakukan asesmen setibanya di lokasi, namun, saat akan melaksanakan evakuasi, ditemukan ular kobra jawa di dalam sumur," katanya.

Petugas kemudian memutuskan mengeluarkan ular tersebut terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses evakuasi jenazah.

Baca Juga: Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

"Kami memutuskan untuk menangani dan mengeluarkan ular tersebut terlebih dahulu sebelum proses evakuasi jenazah dilakukan," katanya.

Setelah ular berhasil ditangani, tim melanjutkan proses pengangkatan jenazah. Evakuasi berlangsung sekitar tiga jam hingga korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.

Operasi tersebut melibatkan personel Basarnas, Tagana, TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta sukarelawan masyarakat.

Setelah jenazah diserahkan kepada keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh personel gabungan meninggalkan lokasi.

Load More