News / Nasional
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto berjalan di dampingi Panglima TNI dan Kapolri. (Foto dok. ist)
Baca 10 detik
  • Prabowo meminta Panglima TNI dan Kapolri mengusut seribu tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada Jumat, 14 Agustus 2026.
  • Presiden mempertanyakan alasan pejabat TNI dan Polri tidak mengetahui keberadaan seribu lokasi penambangan tanpa izin tersebut.
  • Presiden menegaskan pangkat dan jabatan diberikan kepada aparat untuk menertibkan pelanggaran demi kepentingan rakyat Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan tingkat pengetahuan pejabat TNI-Polri soal keberadaan tambang ilegal. Pasalnya ada 1.000 tambang ilegal yang diketahui lalu ditutup.

Prabowo bercerita pada akhir tahun lalu, pemerintah telah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Prabowo menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengusutan.

"1.000 tambang ilegal. Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut. Masa 1.000 tambang, pejabat TNI dan pejabat Polri enggak tahu?" kata Prabowo dalam Pidato Kenagaraan di Sidang Tahunan DPR, Jumat (14/8/2026).

Prabowo kembali menegaskan agar TNI-Polri mengusut keberadaan tambang-tambang ilegal.

Ia mengingatkan pangkat dan jabatan yang diberikan berfungsi untuk menertibakan perlanggaran.

Presiden Prabowo Subianto di sidang tahunan. (tangkap layar)

"Kapolri dan Panglima TNI ya, usut. Untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan mereka-mereka kalau enggak bisa tertibkan ini? Saya bicara atas nama rakyat Indonesia. Ini wakil-wakil rakyat semua di sini," kata Prabowo.

Prabowo menekankan pemimpin atau seorang komandan yang baik adalah yang berani menertibkan anak buahnya sendiri.

"Kadang-kadang kita sedih. Anak buah yang kita sayang, yang baru saja kita beri bintang, naikkan pangkat, harus kita tindak. Tapi demi rakyat, demi negara, demi bangsa, harus kita lakukan," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan ia menentukan kebijakan atas dasar kepentingan rakyat Indonesia.

Baca Juga: Hampir 2 Tahun Pemerintah, Prabowo Sadar Belum Semua Persoalan dan Janji Terselesaikan

"Karena itu saya minta benar-benar Panglima TNI dan Kapolri usut. Tidak mungkin 1.000 tambang berjalan ilegal tanpa pejabat kepolisian dan pejabat polisi... tahu.," kata Prabowo.

Load More