- Anjing bernama John Wick mati mendadak setelah memakan daging ayam berserbuk putih di Bantul pada Selasa, 16 Juli 2026.
- Rekaman CCTV menunjukkan pengendara motor matic putih mencurigakan berhenti di depan rumah pemilik sesaat sebelum kejadian.
- Keluarga memasang spanduk sumpah serapah di gerbang rumah karena merasa trauma serta menuntut keadilan bagi pelaku.
Hasilnya, pergerakan sosok misterius yang mengendarai sepeda motor matic berwarna putih tanpa pelat nomor berhasil terekam melintas dan berhenti di depan rumah dengan gestur mencurigakan beberapa menit sebelum kejadian.
"Kita asumsikan itu emang pelakunya gitu, karena yang kelihatan paling lama itu ya dia gitu dan persis di depan gerbang," ungkapnya.
Kendaraan yang digunakan terduga pelaku disebut berupa motor matic putih jenis Scoopy dengan sejumlah ciri khusus. Namun, nomor polisi kendaraan tidak terlihat dalam rekaman sehingga keluarga kesulitan mengidentifikasi pemiliknya.
Paschal mengatakan sempat mencoba mencocokkan ciri kendaraan dan pengendara dengan warga sekitar. Namun, hingga kini belum ditemukan orang yang memiliki kendaraan dengan karakteristik yang sama.
Ia menyebut ada kasus anjing lain yang diduga keracunan di sekitar kawasan tersebut beberapa hari setelah John Wick mati. Namun, ia belum dapat memastikan apakah kejadian itu berkaitan dengan kematian John Wick.
"Kalau yang kami amati di rumah ini kok kejadiannya agak lebih terencana banget gitulah dengan gak pakai pelat nomor, dia udah tahu di mana anjing saya udah sering keluar, kepalanya di mana gitu, ditaruhnya di situ, jamnya kok 30 menit sebelum ibu saya keluar (rumah), kok terlalu terlalu rapi ya," ungkapnya.
Aksi jahat ini dirasakan sangat janggal sebab sejauh ini tidak pernah ada keluhan atau komplain dari warga sekitar mengenai keberadaan John Wick. Apalagi anjing tersebut dikenal tidak pernah berkeliaran di luar pagar tanpa pengawasan keluarga.
Spanduk Lahir dari Luka Keluarga
Kematian John Wick tidak berhenti sebagai persoalan kehilangan hewan peliharaan. Hal itu yang mendasari keluarga meluapkan emosi mereka lewat pemasangan spanduk dan poster di depan rumah.
Baca Juga: BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan
Berdasarkan pantauan Suara.com, terdapat dua spanduk besar berwarna dasar hitam dengan tulisan merah menyala yang terpasang di gerbang besi.
Spanduk itu memuat doa dan sumpah serapah yang menohok bagi pelaku yang tak bertanggung jawab.
Selain spanduk sumpah serapah, dipasang pula poster lengkap dengan ilustrasi terduga pelaku di atas motor matic.
Bagi keluarga, kejadian itu meninggalkan trauma karena John Wick sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga selama lebih dari lima tahun.
"Ya kita kan trauma toh, wah ada kayak, ya itu anjing yang udah kita sayang banget terus udah bagian jadi keluarga gitu," tuturnya.
Spanduk tersebut dibuat secara spontan setelah keluarga membicarakan kejadian pada malam setelah John Wick dikuburkan.
Pesan itu menjadi bentuk pelampiasan sekaligus upaya keluarga menunjukkan bahwa kematian hewan peliharaan tidak dianggap sebagai persoalan sepele.
Meski masih mempertimbangkan jalur hukum, keluarga mengakui bukti yang mereka miliki terbatas.
Rekaman CCTV memang menunjukkan keberadaan orang yang dicurigai, tetapi tidak memperlihatkan nomor polisi kendaraan secara jelas.
Kondisi itu diperparah dengan sistem penyimpanan CCTV yang terbatas. Paschal menyebut sebagian rekaman berpotensi terhapus otomatis setelah beberapa hari sehingga penelusuran kendaraan dari kamera lain menjadi semakin sulit.
"Kita tuh kalau ikhlas ya gak sih, soalnya tetep keluarga toh anjing itu," ucapnya.
Mereka berharap orang yang bertanggung jawab setidaknya berani datang, meminta maaf, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kalau dari segi pelaku jelas kita harapannya dia (pelaku) bisa datang, minta maaf dan hadapi konsekuensi hukumnya. Jadi ya tentu kita pengennya juga keadilan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan
-
KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
-
Orang Tua Korban Keracunan di Jayapura Minta Program MBG Ditutup: Anak Saya Menderita
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS
-
Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran
-
28 Ton Pasir Timah Ilegal Disita Bareskrim, 97 Karung Siap Dikirim ke Malaysia
-
Ketua DPD Puji Kinerja Prabowo-Gibran, Disebut Kompak dan Saling Melengkapi
-
BRI Gelar Promo Spesial di Voila, Ada Potongan Harga Hingga Rp1,7 Juta
-
Sambut HUT RI, BRI Promo Cashback 10 Persen di Papaya Supermarket
-
Prabowo Guyur Dana Rp360 Triliun untuk Rakyat dari Efisiensi Pengadaan
-
Bedah Pidato Presiden, Gerindra Beberkan 6 Fondasi Utama Pembangunan Nasional Era Prabowo
-
Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas Nasional lewat Kehadiran Tabungan Emas di myBCA
-
Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'