IESR melihat ketahanan energi dan ketahanan pangan laut karena itu perlu dirancang sebagai dua agenda yang saling berkaitan.
Pengembangan cold storage berbasis energi terbarukan, misalnya, dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil. Listrik yang stabil juga memungkinkan fasilitas pengolahan hasil laut beroperasi secara lebih optimal dan menciptakan nilai tambah di daerah.
Pendekatan ini sekaligus membuka peluang bagi munculnya lapangan kerja hijau dan memperluas akses masyarakat di wilayah kepulauan terhadap energi bersih.
Jangan Hanya Mengejar Nilai Ekonomi
Potensi US$34 miliar dari sektor perikanan menunjukkan besarnya peluang ekonomi yang dimiliki Indonesia. Namun, mengejar nilai tersebut semata melalui peningkatan produksi dan jumlah armada dapat menyisakan persoalan jika kebutuhan energinya tidak dipersiapkan sejak awal.
Indonesia memiliki ribuan pulau dengan karakteristik geografis dan akses energi yang berbeda-beda. Karena itu, strategi pengembangan ekonomi laut perlu mempertimbangkan bagaimana energi untuk nelayan, pelabuhan, penyimpanan hasil tangkapan, hingga industri pengolahan dapat disediakan secara andal, terjangkau, dan rendah emisi.
Dengan cara tersebut, pengembangan sektor kelautan tidak hanya menghasilkan lebih banyak ikan, tetapi juga menciptakan nilai tambah di wilayah pesisir, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan energi sekaligus pangan.
Tantangannya kini bukan sekadar bagaimana Indonesia mengambil lebih banyak manfaat dari laut, tetapi bagaimana memastikan proses tersebut tidak menghasilkan biaya ekonomi dan lingkungan yang lebih besar di masa depan.
Penulis: Chairunisa
Baca Juga: BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Gowa Motor Group Lirik VinFast Perkuat Jaringan Mobil Listrik di Indonesia, Targetkan 150 Showroom
-
Setelah Merah Putih Diturunkan: Melacak Jejak Sampah Visual dan Nasib Jutaan Bendera Bekas
-
Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita
-
Bye Kulit Kering! 4 Moisturizer Cream Rp50 Ribuan untuk Skin Barrier Sehat
-
Mobil Terlaris Suzuki 2026 Januari hingga Juli: Carry Jadi Tulang Punggung
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
Bongkar Keseruan BRI di FKS 2026: Kulineran Enak, Dapat Gadget Pula!
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Memudarkan Bekas Jerawat Hitam sesuai Review
-
A Pocket Full of Rocks: Sebuah Perayaan Kecil tentang Masa Kanak-Kanak
-
5 Smart TV 32 Inch Murah dengan Fitur Unggulan, Ada Dolby hingga AI