-
Malaysia dan Indonesia menyepakati pertukaran wilayah udara demi melancarkan operasi penyemaian awan buatan.
-
Ancaman super El Nino memperparah risiko kebakaran hutan di kawasan lahan gambut Asia Tenggara.
-
Pengawasan titik api dilakukan secara agresif untuk menghentikan praktik pembakaran lahan secara ilegal.
ASEAN Specialised Meteorological Centre memprediksi rentang musim kering tahun ini akan menembus rekor terburuk sebelumnya. Lahan gambut yang mendominasi dataran Asia Tenggara menyimpan bom waktu kebakaran paling fatal jika dibiarkan.
"Itu adalah upaya bersama yang perlu kita lakukan di tingkat regional karena ini adalah masalah regional. Saya akan selalu membawanya ke tingkat ASEAN sehingga kita kemudian dapat melakukan yang terbaik untuk mengoordinasikannya secara regional," jelasnya.
Krisis kabut asap merupakan siklus bencana tahunan yang terus menghancurkan roda ekonomi regional akibat praktik pembakaran lahan masif. Pertemuan ASOEN pekan lalu menjadi pijakan awal bagi pemerintah untuk merombak regulasi darurat lingkungan se-Asia Tenggara.
Di tingkat domestik, penyusunan Undang-Undang Perubahan Iklim Nasional Malaysia kini berada di ujung tanduk pengesahan akhir tahun ini. Pemerintah federal sedang bernegosiasi tajam dengan otoritas negara bagian demi membereskan tumpang tindih hak tata kelola tanah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Bawa Tiga Pilar Baru di Qlola New Skin, dari Personalisasi hingga Konektivitas
-
WNA Inggris Tewas Usai Dihajar di Bar Bali, Anaknya Ungkap Fakta Mengejutkan di Medsos
-
Pemerintah Masih Godok Skema Insentif Motor Listrik Gegara Serapan Rendah
-
Kelola Keuangan Bisnis dalam Satu Platform, BRI Perkenalkan Qlola New Skin
-
BRI Optimalkan Potensi Emas Indonesia Melalui Holding Ultra Mikro
-
Tak Mau Jadi Korban Kabut Asap, Malaysia Akan Bantu Atasi Kebakaran Hutan Kalimantan
-
BRI Tingkatkan Layanan Qlola, Satukan Beragam Kebutuhan Transaksi Bisnis dalam Satu Platform
-
4 Sepatu Lari Nike Terbaik untuk Daily Trainer hingga Maraton, Kualitas Jempolan
-
BRI dan Pegadaian Kelola Ekosistem Emas Sebesar 153 Ton, Dukung Instruksi Presiden Prabowo
-
Qlola by BRI Hadir dengan Tampilan Baru, Bawa Solusi Digital untuk Kebutuhan Bisnis