Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:31 WIB
Bus Transjakarta melintas di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Transjakarta menyesuaikan layanan operasional pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB pagi.
  • Kebijakan tersebut diambil akibat kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI malam sebelumnya.
  • Sejumlah rute BRT, angkutan integrasi, Transjabodetabek, dan Mikrotrans dihentikan sementara serta dialihkan.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan pada Jumat (28/8/2026) ini.

Pembaruan operasional ini mulai berlaku sejak pukul 07.00 WIB, sebagai respons atas dinamika kondisi yang terjadi di lapangan imbas kericuhan usai aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) malam.

Sejumlah layanan Bus Rapid Transit (BRT) dan angkutan integrasi terpaksa diberhentikan sementara demi keamanan pelanggan.

Rute BRT 3F yang melayani lintasan Kalideres menuju Gelora Bung Karno menjadi salah satu layanan yang berhenti beroperasi.

Selain itu, lima rute angkutan umum integrasi yakni 1B (St. Palmerah–Tosari), 1F (St. Palmerah–Bundaran Senayan), 8C (Pasar Kebayoran–Tanah Abang), 8N (Kebayoran–Petamburan via Asia Afrika), dan 9E (Kebayoran Lama–Jelambar) juga tidak beroperasi untuk sementara waktu.

Layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menuju Bandara Soekarno Hatta turut mengalami pemberhentian operasional pagi ini.

Transjakarta juga memberlakukan pengalihan rute pada Koridor 9 yang melayani jalur Pinang Ranti hingga Pluit.

Penyesuaian rute mengakibatkan pelanggan di halte Gerbang Pemuda hingga halte Kota Bambu tidak terlayani.

Beberapa rute Mikrotrans seperti JAK.11, JAK.12, dan JAK.14 juga harus melalui jalur alternatif di sekitar wilayah Tanah Abang.

Khusus untuk JAK 14, armada tidak akan melayani pemberhentian Bus Stop Sekolah Tarsisius 2 hingga Jalan KS Tubun 2.

Layanan Mikrotrans JAK 54 rute Grogol ke Benhil pun mengalami perpendekan jalur sehingga beberapa titik pemberhentian tidak terjangkau.

Seluruh pelanggan diimbau untuk memantau informasi terkini secara berkala melalui aplikasi TJ: Transjakarta maupun media sosial resmi.

"Mari kita jaga keselamatan, dan keamanan bersama. Serta bersama-sama #JagaJakarta," tutur Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta dalam pernyataan resmi perusahaan. 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com