- Mantan Direktur Intelijen BAIS TNI, Purnomo, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil sikap pro-rakyat.
- Purnomo menyarankan Presiden Prabowo melakukan evaluasi dan reshuffle kabinet untuk menjaga kredibilitas pemerintahannya.
- Peringatan tersebut disampaikan pada Jumat, 28 Agustus 2026, melalui tayangan YouTube Forum Keadilan Tv.
Suara.com - Eks Direktur Intelijen BAIS TNI Brigjen (Purn), Purnomo, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengambil sikap yang dinilai berpihak kepada rakyat serta menunjukkan ketegasan dalam menghadapi berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kredibilitas pemerintahannya.
Purnomo menilai, persoalan yang ditimbulkan oleh orang-orang di sekitar Prabowo dapat berdampak terhadap kredibilitas Presiden apabila tidak disikapi dengan tegas.
“Jadi jangan sampai karena ulah-ulah orangnya Prabowo yang notabenenya ini belum tentu punyanya Pak Bowo, ini menghancurkan kredibilitas presiden sendiri karena kurang ketegasan,” kata Purnomo dikutip dari Youtube Forum Keadilan Tv, Jumat (28/8/2026).
Menurut Purnomo, salah satu bentuk ketegasan yang dapat dilakukan Prabowo adalah mengevaluasi hingga mereshuffle jajaran kabinet.
Ia menilai sudah waktunya Presiden melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak yang dianggap tidak lagi sejalan dengan kepentingan pemerintahannya.
“Reshuffle dong, reshuffle orang-orang yang dianggap di luar punya Bowo lepas, sudah waktunya kok,” ujarnya.
Purnomo juga menilai momentum hingga Oktober perlu menjadi perhatian bagi Prabowo.
Ia mengatakan, Presiden perlu mengambil keputusan yang berpihak kepada rakyat sebelum memasuki momentum tersebut.
“Kalau sampai Oktober Presiden Prabowo tidak melakukan satu keputusan yang pro rakyat, Prabowo yang jatuh,” kata Purnomo.
Baca Juga: PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?
Ia kemudian mengingatkan Prabowo agar tidak mengambil alih beban persoalan yang berasal dari masa lalu maupun pihak-pihak di sekitarnya.
Menurutnya, persoalan tersebut justru dapat berdampak terhadap keberlangsungan pemerintahan Prabowo.
“Presiden Prabowo jangan memikul beban yang tidak kuat dia pikul karena dia akan jatuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Purnomo menilai dinamika yang terjadi pada 27 Agustus 2026 memiliki potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian pemerintah.
Karena itu, ia mendorong Prabowo segera menentukan sikap dan menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat.
“Nah makanya Prabowo harus segera mengambil sikap. Sikap apa yang mau diambil? Pro rakyat, ya sudah segera,” kata Purnomo.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini
Berita Terkait
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung
-
Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo
-
Dear Pak Presiden, Korban Gempa Bukan Tempat untuk Menguji Popularitas MBG
-
PDIP Sentil Gaya Komunikasi Prabowo, Sindir Menteri Lebih Sering Ketemu Seskab Teddy: Tahu Apa Dia?
-
Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Prabowo Bisa Jatuh, Peringatan Keras Eks Direktur Intelijen BAIS Soal Momentum Oktober
-
Eks Intel BAIS Wanti-wanti Prabowo: Aksi Agustus Adalah Embrio, Bisa Lanjut atau Jatuh!
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Anime Fate/Strange Fake Season 2 Resmi Diumumkan, Holy Grail War Berlanjut
-
Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi
-
8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama
-
Saatnya Ganti Provider: Jaringan 5G Stabil Jadi Alasan Netizen Pindah ke XL
-
Indonesia dan Malaysia Garap Proyek Baterai Nusantara untuk Kendaraan Listrik
-
Review Film Motor City: Kisah Pria Kesepian Melawan Bos Kriminal yang Kejam
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua