SEMA UGM Bongkar Kebohongan Konten Polda DIY: Itu Tim Medis Bawa Mylanta, Bukan Merica

Kamis, 03 September 2026 | 13:42 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Aksi simbolis perlawanan digelar oleh kolektif mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama jaringan gerakan sipil di Bundaran UGM pada Senin (17/8/2026) sore. [Suara.com/Hiskia]
  • SEMA UGM menuding Polda DIY menyebar disinformasi terkait tabung tim medis aksi unjuk rasa pada Selasa, 1 September 2026.
  • Polda DIY dalam unggahan Instagram menyebut tabung oranye tim medis mahasiswa sebagai semprotan merica, padahal berisi larutan obat maag Mylanta.
  • Akibat disinformasi tersebut, SEMA UGM menuntut Polda DIY agar segera meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat luas.

Mesa turut menyentil fenomena penegakan hukum yang dinilai tebang pilih. Ketika warga negara kritis acap kali dijerat dengan Pasal UU ITE dan tuduhan berita bohong, aparat penegak hukum justru secara terang-terangan memproduksi disinformasi tanpa verifikasi empiris.

"Rakyat muak dengan UU ITE dan aturan penyebaran berita bohong kerap digunakan untuk menjerat warga negara yang kritis. Namun, hari ini kita menyaksikan institusi penegak hukum itu sendiri yang mengunggah konten tanpa melalui proses verifikasi data empiris yang objektif," cetusnya.

Atas kegaduhan disinformasi ini, SEMA UGM menegaskan posisi mereka yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan menuntut Polda DIY bertindak kooperatif serta bertanggung jawab secara hukum.

"SEMA UGM menuntut Polda DIY tidak hanya meralat klaim tersebut, tetapi juga meminta maaf secara terbuka kepada publik demi menjaga marwah kredibilitas kepolisian itu sendiri," pungkasnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com