- Larutan asam memiliki nilai pH kurang dari tujuh serta mampu mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
- Larutan basa mempunyai nilai pH lebih dari tujuh dan dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
- Pengujian sifat larutan menggunakan indikator membantu mengidentifikasi berbagai bahan rumah tangga seperti air jeruk dan sabun.
Suara.com - Larutan asam dan basa dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
Keduanya memiliki sifat dan ciri yang berbeda sehingga dapat dibedakan melalui beberapa cara sederhana.
Larutan asam biasanya memiliki pH kurang dari 7, sedangkan larutan basa memiliki pH lebih dari 7.
Perbedaan sifat tersebut membuat asam dan basa memiliki banyak kegunaan, mulai dari bahan makanan hingga produk pembersih.
Untuk mengetahui sifat suatu larutan, kita dapat menggunakan indikator seperti kertas lakmus atau indikator universal.
Berikut ini ciri-ciri larutan asam dan basa serta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri-ciri Larutan Asam
Larutan asam adalah larutan yang memiliki konsentrasi ion hidrogen (H) lebih tinggi. Dalam skala pH, larutan asam memiliki nilai pH kurang dari 7.
Beberapa ciri larutan asam antara lain:
- Memiliki rasa masam, tetapi tidak boleh mencicipi larutan di laboratorium untuk mengetahuinya.
- Memiliki pH kurang dari 7.
- Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
- Dapat bereaksi dengan beberapa jenis logam dan menghasilkan gas hidrogen.
- Dapat bereaksi dengan larutan basa dalam proses netralisasi.
Contoh Larutan Asam dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Air jeruk mengandung asam sitrat yang memberikan rasa masam.
2. Cuka mengandung asam asetat yang membuat rasanya masam.
3. Minuman bersoda mengandung asam karbonat dan beberapa jenis asam lainnya.
4. Asam lambung mengandung asam klorida (HCl) yang membantu proses pencernaan makanan.
Ciri-Ciri Larutan Basa
Larutan basa merupakan larutan yang memiliki sifat berlawanan dengan asam.
Dalam skala pH, larutan basa memiliki nilai pH lebih dari 7 dan dapat mengandung ion hidroksida (OH).
Ciri-ciri larutan basa antara lain:
- Memiliki rasa pahit, tetapi tidak boleh dicicipi untuk menguji sifatnya.
- Terasa licin ketika mengenai permukaan tertentu.
- Memiliki pH lebih dari 7.
- Mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
- Dapat bereaksi dengan asam melalui proses netralisasi.
Contoh Larutan Basa dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Air sabun bersifat basa dan sering digunakan untuk membantu membersihkan kotoran.
2. Larutan soda kue dapat bersifat basa dan digunakan dalam berbagai keperluan rumah tangga.
3. Air kapur mengandung kalsium hidroksida dan bersifat basa.
4. Obat maag tertentu mengandung senyawa basa yang digunakan untuk membantu menetralkan kelebihan asam lambung.
Perbedaan Asam dan Basa
Secara sederhana, perbedaan asam dan basa dapat dilihat dari nilai pH serta perubahan warna pada kertas lakmus.
Asam memiliki pH di bawah 7 dan mengubah lakmus biru menjadi merah, sedangkan basa memiliki pH di atas 7 dan mengubah lakmus merah menjadi biru.