- Otoritas kesehatan mencatat 73.651 warga Palestina tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.
- Korban tewas akibat agresi tersebut bertambah 1.344 orang setelah gencatan senjata yang diberlakukan pada 11 Oktober 2025.
- Proses pencarian korban terkendala karena tim penyelamat kesulitan menjangkau lokasi di bawah reruntuhan dan jalanan.
Suara.com - Jumlah warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel di Jalur Gaza terus bertambah. Otoritas kesehatan setempat mencatat sedikitnya 73.651 orang meninggal dunia sejak serangan dimulai pada 7 Oktober 2023.
Selain korban tewas, sebanyak 174.575 warga Palestina dilaporkan mengalami luka-luka akibat agresi yang masih berlangsung tersebut.
Rumah sakit di Gaza dalam 48 jam terakhir menerima 17 jasad korban. Dari jumlah itu, lima orang baru saja meninggal dunia, satu orang meninggal akibat luka yang diderita, sedangkan 11 jasad lainnya dievakuasi dari bawah reruntuhan.
Dalam periode yang sama, fasilitas kesehatan juga menangani 27 warga Palestina yang mengalami luka-luka.
Otoritas kesehatan Gaza menyebut jumlah korban tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025 kini mencapai 1.344 orang. Sebanyak 4.464 orang lainnya terluka, sementara 815 jasad telah berhasil dievakuasi.
Data korban juga bertambah setelah 160 korban tewas dimasukkan ke dalam catatan kumulatif. Pendataan terhadap korban tersebut telah selesai dan diverifikasi sepanjang Agustus.
Di tengah terus bertambahnya jumlah korban, proses pencarian dan evakuasi masih menghadapi kendala. Sejumlah korban dilaporkan masih berada di bawah reruntuhan bangunan maupun di jalanan.
Kondisi tersebut terjadi karena tim ambulans dan penyelamat masih mengalami kesulitan menjangkau lokasi untuk melakukan pencarian serta mengevakuasi para korban.
Baca Juga: Warga Israel Serang Masjid Nur al-Din Zanki di Nablus
Berita Terkait
-
Warga Israel Serang Masjid Nur al-Din Zanki di Nablus
-
Perjuangkan Hak Rakyat Palestina, Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine Buka Markas di RI
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina
-
Tak Cuma Membunuh, Israel Bikin Bodoh Anak-anak Palestina dengan Cara Ini
-
Detik-detik Militer Israel Tembak Remaja Palestina di Gedung PBB, Netanyahu Bilang Itu Sah
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?
-
Korban Tewas di Gaza Tembus 73.651 Orang
-
Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus? Ini 4 Dampak yang Wajib Diwaspadai
-
Serunya Amartha 10X Run 2026: Lari, Ngemil, Sampai Bawa Pulang Ikan Cupang dan Sayur-Mayur
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Rusak Mobil Permanen, Jangan Langsung Dilap
-
Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak
-
Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi: 6 Daerah di Lampung Diselimuti Abu Vulkanik
-
Ratusan Penerbangan Lion Group Batal akibat Erupsi Anak Krakatau
-
Timnas Indonesia Gebuk Australia 2-0, Garuda Muda ke Piala Asia U-20 2027 dengan Rekor Sempurna
-
Erupsi Anak Krakatau Bikin Penerbangan di Bandara Samarinda Dibatalkan