- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikritik karena memainkan pulpen saat mendampingi Presiden Prabowo bersama Vladimir Putin di Vladivostok pada September 2026.
- Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal secara pribadi menghubungi Teddy pada Rabu untuk memberikan dukungan serta berbagi pengalaman serupa di masa lalu.
- Politikus PDIP Jhon Sitorus menilai gestur bawah sadar tersebut dapat merusak citra pejabat publik dan mengurangi rasa hormat dalam forum internasional.
Suara.com - Aksi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang tertangkap kamera memainkan pulpen saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rapat bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, terus menuai sorotan.
Di tengah derasnya kritik yang mengarah kepadanya, Teddy mendapatkan nasihat dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal.
Momen pertemuan yang menjadi bagian dari rangkaian Eastern Economic Forum (EEF) 2026 tersebut, sempat memicu perdebatan di ruang publik.
Banyak pihak menganggap gestur Teddy kurang etis dalam forum diplomatik tingkat tinggi. Apalagi dilakukan di depan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang notabene pemimpin negara adikuasa.
Dino Patti Djalal mengungkapkan, ia secara pribadi telah menghubungi Teddy untuk memberikan semangat agar tetap fokus menjalankan tugas negara sebagai Seskab.
Hal ini disampaikan Dino melalui akun X pribadinya pada Rabu (9/9/2026), bertepatan dengan momen perayaan ulang tahunnya.
"Sejalan dengan sayembara 'aksi kebaikan' dalam video IG saya, ini random kindness dari saya ya. Kemarin, saya menghubungi Seskab Teddy Indra Wijaya. Saya sampaikan agar yang bersangkutan tetap semangat menghadapi derasnya komentar terkait permainan pulpen di depan Putin," tulis Dino.
Belajar dari Pengalaman Masa Lalu
Dino, yang merupakan diplomat senior, mengakui alam dunia diplomasi, gestur kecil sering kali bisa disalahartikan.
Ia bahkan bercerita, dirinya pernah melakukan tindakan serupa saat mendampingi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuan bilateral.
"Saya dulu juga sering melakukan hal-hal kecil saat pertemuan bilateral. Itu terkadang ditegur oleh Presiden SBY," kata Dino.
Menutup pesannya, Dino memberikan nasihat agar Teddy tidak berkecil hati dan terus memberikan performa terbaik bagi bangsa.
"Terpenting, always give your best dan lakukan tugas negara secara tulus," kata dia.
Sorotan Tajam dari Berbagai Pihak
Sebelumnya, gestur Teddy menuai kritik keras, salah satunya dari politikus PDIP, Jhon Sitorus.