Bukan Cuma Air Bersih, Warga Kepulauan Seribu Juga Keluhkan Sinyal dan Listrik

Jum'at, 25 September 2026 | 15:57 WIB
Pulau Untung Jawa. (Suara.com/Vania)
BACA 10 DETIK
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau Pulau Untung Jawa pada Jumat untuk mengevaluasi masalah fasilitas dasar.
  • Warga Kepulauan Seribu masih menghadapi ketimpangan infrastruktur berupa pasokan air bersih yang minim, listrik, dan internet.
  • Pemprov DKI Jakarta menargetkan jaringan pipa air bersih mencapai seratus persen penuh pada tahun 2029 mendatang.

Suara.com - Kesenjangan fasilitas dasar masih membayangi warga Kepulauan Seribu akibat belum andalnya pasokan air bersih, arus listrik, hingga sinyal internet.

Potret ketimpangan infrastruktur tersebut terekam kala Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turun langsung ke Pulau Untung Jawa pada Jumat (25/9/2026).

Kegiatan peninjauan ini difokuskan sebagai ruang evaluasi terpadu untuk menyerap keluhan warga di gugusan pulau permukiman yang padat penduduk.

“Kunjungan lapangan hari ini merupakan bagian dari upaya belanja masalah untuk menginventarisasi kebutuhan mendasar kepulauan, dimulai dari pulau-pulau yang memiliki jumlah penduduk paling padat,” ujar Rano dalam keterangan pers resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hari ini.

Di bidang air bersih, baru 35 persen atau sekitar 170 rumah yang terlayani perpipaan, sementara 310 rumah lainnya masih menunggu penyambungan.

Kondisi tersebut kian pelik lantaran keandalan pasokan listrik serta kestabilan akses internet nirkabel di wilayah pulau juga masih menemui kendala teknis.

Menanggapi carut-marut fasilitas dasar di sana, Rano memastikan temuan lapangan ini akan segera dirumuskan dalam meja kebijakan.

“Pemenuhan pasokan listrik dan keandalan jaringan internet nirkabel juga menjadi perhatian penting yang kami temukan di lapangan,” tegas figur yang biasa disapa Bang Doel itu 

Pemprov DKI Jakarta sendiri menargetkan cakupan jaringan pipa air bersih di kepulauan mampu menembus 100 persen pada 2029 mendatang.

Evaluasi lintas instansi diharapkan segera melahirkan perbaikan nyata agar kesejahteraan warga kepulauan tidak tertinggal jauh dari masyarakat perkotaan.

“Seluruh persoalan dan temuan ini nantinya akan kami bahas bersama guna merumuskan langkah evaluasi serta solusi kebijakan yang tepat,“ pungkas Rano.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com