Teknologi Nolimits Hadirkan Spektakel Langit di Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 | 10:10 WIB
Stadion Gelora Bung Karno GBK saat pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026. (Ist)
BACA 10 DETIK
  • Nolimits Fireworks menggelar pertunjukan kembang api berteknologi tinggi pada pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
  • Perusahaan tersebut memanfaatkan sistem FireOne dan Time Code untuk menyelaraskan letupan dengan musik secara presisi.
  • Tiga talenta muda Indonesia, yaitu Kanta, Bobi, dan Rendi, mengoperasikan teknologi mutakhir tersebut dalam acara ini.

Suara.com - Langit Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dihiasi atraksi cahaya dalam Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9/2026).

Pertunjukan kembang api tersebut digelar seusai penampilan penyanyi Agnez Mo dan rangkaian seremoni resmi, sesaat sebelum laga perdana antara Timnas Indonesia melawan Singapura dimulai.

Pertunjukan visual udara tersebut digarap oleh Nolimits Fireworks dengan menerapkan teknologi pengendalian mutakhir yang memadukan sistem FireOne dan Time Code.

Integrasi ini menghasilkan urutan pertunjukan (show sequence) yang presisi dan selaras dengan tata suara, pencahayaan, serta elemen panggung lainnya.

Dalam produksi skala internasional ini, Nolimits Fireworks memanfaatkan FireOne sebagai sistem penembakan (firing system) dan kendali pertunjukan (show control).

Sistem tersebut memungkinkan setiap titik letupan (cue) diprogram dan diluncurkan secara otomatis sesuai jadwal waktu.

Ajang ini juga menjadi momentum perdana penerapan Time Code secara real-time dalam pertunjukan kembang api di Indonesia.

Teknologi Time Code berfungsi menyinkronkan lini masa audio dengan perintah tembak kembang api, sehingga setiap letupan bergerak mengikuti ritme, dinamika, transisi, hingga puncak musik (musical fireworks).

Di balik operasional teknologi tersebut, terdapat tiga talenta muda Indonesia, yakni Kanta, Bobi, dan Rendi. Ketiganya memegang peranan teknis dalam persiapan maupun eksekusi, mulai dari perancangan firing system, pemrograman pertunjukan, penataan urutan cue, hingga sinkronisasi Time Code.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari langkah regenerasi Nolimits Fireworks dalam memenuhi standar produksi pertunjukan berteknologi modern.

CEO Nolimits Fireworks, Donny Rochyadi, menyatakan bahwa industri pertunjukan cahaya saat ini bertumpu pada perpaduan teknologi, presisi, dan kreativitas.

“Fireworks sekarang bukan hanya tentang menyalakan kembang api, tetapi bagaimana setiap efek menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang terencana, presisi dan terintegrasi. Teknologi seperti FireOne dan Time Code memberikan peluang untuk menciptakan choreography yang semakin detail dan terukur,” ujar Donny Rochyadi.

Nolimits Fireworks memiliki rekam jejak lebih dari 35 tahun di industri efek khusus dan kembang api nasional maupun internasional.

Portofolionya mencakup agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) secara konsisten sejak PON XVI 2004 di Palembang hingga PON XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

Perusahaan ini juga menangani event multinasional seperti ASEAN Beach Games 2008, SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013, KTT G20 Bali 2022, Formula E 2023, HUT Bhayangkara 2023, KTT ASEAN Summit 2023, Peringatan 1 Abad NU, Jember Fashion Carnaval 2024 & 2025, serta Sleman Culture Fest 2025.

Di kancah hiburan musik, Nolimits dipercaya menangani panggung konser internasional seperti One Direction, Katy Perry, Justin Bieber, Jennifer Lopez, Michael Bublé, Shah Rukh Khan, EXO, Hammersonic, hingga Ed Sheeran.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com