-
Pemimpin negara-negara Arab menyampaikan belasungkawa mendalam atas tenggelamnya KMP Virgo Transport 8.
-
Basarnas mencatat 108 penumpang selamat, 64 meninggal dunia, dan 71 orang masih hilang.
-
Kementerian Perhubungan menegaskan operasi SAR gabungan terus dilakukan secara maksimal di Laut Jawa.
Suara.com - Gelombang simpati dan belasungkawa dari para pemimpin negara Arab mengalir deras untuk rakyat Indonesia yang sedang berduka. Dukungan moril ini datang menyusul insiden maut karamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Raja Salman dari Arab Saudi secara khusus mengirimkan pesan duka cita yang ditujukan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Ungkapan empati mendalam tersebut disiarkan secara resmi oleh kantor berita Saudi Press Agency (SPA).
"Dalam pernyataannya, pelindung Dua Masjid Suci menyampaikan belasungkawa mendalam dan simpati kepada presiden Indonesia, keluarga korban yang ditinggalkan, serta rakyat Indonesia," menurut SPA yang dipantau Senin.
Langkah senada diambil oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman. Beliau turut menyampaikan ucapan belasungkawa personal kepada Presiden Prabowo.
Dukungan diplomatik juga datang dari negara Qatar untuk membantu menguatkan mental bangsa Indonesia. Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani menyampaikan rasa solidaritasnya pada Jumat (26/9) melalui laporan Qatar News Agency (QNA).
Dalam pernyataan tersebut, Sheikh Tamim menyampaikan solidaritas kepada korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 serta berharap agar seluruh korban cedera dapat segera pulih.
Simpati pejabat tinggi Qatar tidak berhenti di situ saja. QNA melaporkan Wakil Emir Qatar Sheikh Abdullah bin Hamad Al-Thani serta Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani juga mengirimkan pesan serupa kepada Presiden Prabowo serta rakyat Indonesia.
Belasungkawa resmi juga dikirimkan oleh Kesultanan Oman. Sultan Haitham bin Tarik melayangkan pesan duka atas musibah laut yang menelan banyak korban jiwa ini.
"Dalam pesannya, Yang Mulia menyampaikan simpati mendalam kepada Presiden Prabowo, rakyat Indonesia, dan keluarga korban, serta mengharapkan agar korban yang cedera segera pulih," demikian laporan Oman News Agency.
Insiden pelayaran ini bermula ketika kapal pengangkut penumpang tersebut kehilangan kontak di area Perairan Masalembo pada 13 September sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak 12 September dengan membawa total 243 orang.
Proses pencarian dan penyelamatan terus bergerak cepat di lokasi kejadian. Data Basarnas hingga Sabtu (26/9) pukul 19.00 Wita mencatat 172 penumpang telah ditemukan, dengan rincian 108 selamat dan 64 meninggal dunia.
Saat ini tim penyisir masih terus berupaya menemukan 71 penumpang lain yang belum diketahui keberadaannya. Kementerian Perhubungan RI memastikan operasi SAR gabungan terus berjalan dengan memprioritaskan keselamatan personel dan efektivitas evakuasi.