Polda Bengkulu Minta Maaf, Polisi yang Julurkan Lidah ke Demonstran Dikurung Patsus

Selasa, 29 September 2026 | 15:56 WIB
Anggota polisi menjulurkan lidah saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa memperingati Hari Tani Nasional di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, pada 24 September 2026. [istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Bid Propam Polda Bengkulu memeriksa polisi yang menjulurkan lidah saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa di Kantor Gubernur pada 24 September 2026.
  • Polda Bengkulu menjatuhkan sanksi penempatan khusus kepada personel tersebut karena dinilai tidak menunjukkan sikap pelayanan yang humanis.
  • Polda Bengkulu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan menjadikan tindakan disiplin ini sebagai evaluasi internal.

Suara.com - Polda Bengkulu memberikan sanksi penempatan khusus (Patsus) terhadap anggota polisi yang terekam menjulurkan lidah saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa memperingati Hari Tani Nasional di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, pada 24 September 2026.

Anggota tersebut telah diperiksa Bid Propam Polda Bengkulu dan dikenakan tindakan disiplin atas sikapnya saat mengamankan aksi.

"Polda Bengkulu telah melaksanakan evaluasi dan pemeriksaan terkait peristiwa yang terjadi pada saat pelayanan aksi unjuk rasa di Pemprov Bengkulu pada 24 September 2026,," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Imam Wijayanto dikutip dari ANTARA, Selasa (29/9/2026).

Imam mengatakan personel tersebut kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurutnya, sikap personel tersebut tidak mencerminkan pelayanan yang humanis saat pengamanan aksi. Polda Bengkulu pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Saksi tersebut diberikan setelah Polda Bengkulu melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut," katanya.

Imam menyebut pemberian sanksi merupakan bagian dari evaluasi internal Polda Bengkulu untuk memastikan personel menjalankan tugas sesuai aturan.

Dia berharap tindakan disiplin tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh personel agar menjaga sikap, tutur kata, dan tindakan saat menjalankan tugas di tengah masyarakat.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang baik, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib dan tetap dalam suasana saling menghormati," ujar Imam.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com