- Ribuan massa buruh KBPBI berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI Jakarta pada Selasa, 29 September 2026.
- Para buruh menyampaikan sebelas tuntutan kesejahteraan untuk mengawal pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan pada awal Oktober mendatang.
- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan pimpinan dewan menyambut terbuka perwakilan massa untuk melakukan audiensi.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kedatangan ribuan massa buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Dalam aksi tersebut, para buruh menyampaikan 11 tuntutan terkait perlindungan hak, kepastian kerja, hingga kesejahteraan buruh Indonesia.
Dasco memastikan DPR RI menyambut terbuka kedatangan perwakilan massa aksi untuk beraudiensi dan menyampaikan aspirasinya secara langsung.
"Baik. Komunikasi dari pihak teman-teman serikat pekerja yang mengadakan aspirasi di depan gedung DPR sudah kami terima," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).
Ia mengatakan para perwakilan massa aksi buruh tersebut nantinya akan diterima untuk beraudiensi oleh pimpinan DPR RI.
"Dan insyaallah setelah ini pimpinan DPR yang diwakili oleh Pak Cucun dan Pak Saan yang akan menerima kawan-kawan tersebut," ujarnya.
Untuk diketahui, ribuan massa buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mulai memadati depan Gedung DPR RI, Selasa (29/9/2026).
Pantauan Suara.com, massa yang berada di barisan depan membawa bendera berukuran besar atau giant flag dan langsung menuju depan Gedung DPR RI.
Dalam aksi kali ini, sejumlah mobil komando digunakan oleh massa aksi. Dari mobil komando tersebut, massa memutar lagu-lagu yang membakar semangat peserta aksi.
Sementara itu, meski massa mulai memadati area depan Gedung DPR RI, arus lalu lintas masih dapat dilalui kendaraan di Jalan Gatot Subroto.
Dalam aksinya, mereka bakal menyampaikan 11 tuntutan untuk mengawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang rencananya bakal disahkan awal Oktober mendatang.