Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB
Kondisi depan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi di Jakarta Selatan saat ramai jadi sorotan hingga kini akhirnya bakal dibangun ulang. (Suara.com/Adiyoga)
BACA 10 DETIK
  • Wagub DKI Jakarta Rano Karno meresmikan peletakan batu pertama gedung sekolah inklusif di Kebayoran Lama Selatan pada Selasa (29/9/2026).
  • Proyek senilai lebih dari Rp50 miliar oleh PT Wisma Nusantara International ini ditargetkan mulai menyambut murid pada Agustus 2027.
  • Gedung empat lantai seluas 5.235 meter persegi tersebut dilengkapi lift vertikal serta toilet khusus untuk siswa disabilitas.

Suara.com - Dua sekolah dasar negeri di wilayah Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan bersiap memiliki sarana belajar terpadu empat lantai yang dirancang ramah bagi penyandang disabilitas.

Prosesi peletakan batu pertama proyek percontohan sekolah inklusif ini diresmikan secara seremonial oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Selasa (29/9/2026).

Gedung baru yang menaungi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 tersebut akan dilengkapi sarana lift vertikal demi memudahkan mobilitas harian siswa berkebutuhan fisik khusus.

Selain fasilitas lift, rancang bangun sekolah modern ini juga menghadirkan bilik toilet khusus penyandang disabilitas di atas hamparan lahan seluas 5.235 meter persegi.

Proyek senilai lebih dari Rp50 miliar ini secara keseluruhan memuat 24 ruang kelas representatif beserta aneka bilik penunjang aktivitas belajar siswa.

Rano menguraikan, modernisasi sarana sekolah inklusif adalah komitmen mutlak pemerintah dalam menyediakan ruang edukasi yang adil dan memanusiakan.

“Pembangunan kedua gedung ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang mengalami kerusakan cukup parah, sekaligus memastikan anak-anak Jakarta mendapat tempat belajar yang aman dan layak,” ujarnya.

Fasilitas sekolah ramah difabel yang dikerjakan oleh PT Wisma Nusantara International ini ditargetkan menyambut murid baru pada Agustus 2027 mendatang.

Rano meyakini, ketersediaan sarana inklusif sejak bangku pendidikan dasar akan memantik kesetaraan kesempatan bagi segenap anak ibu kota tanpa memandang kondisi fisiknya.

“Bagi saya dan Pak Gubernur, capaian tersebut bukan sekadar angka. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak Jakarta, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggalnya, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tandas sosok yang akrab disapa Bang Doel tersebut.

Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sendiri sebelumnya mendapat sorotan tajam dari publik ibu kota karena tidak kunjung diperbaiki semenjak sebagian rangka atapnya roboh di 2024.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com