Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB
Ilustrasi-Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031 di Jakarta, Rabu (30/9/2026). [ANTARA]
BACA 10 DETIK
  • Ketum PBNU Gus Kikin mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031.
  • Gus Ipul menjadi Wakil Ketua Umum dan Gudfan Arif ditunjuk sebagai Sekjen dalam struktur baru tersebut.
  • Komposisi pengurus bertambah dari 189 menjadi 210 orang demi pemerataan dan regenerasi di tubuh NU.

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dipercaya menjadi salah satu Wakil Ketua Umum, sementara Gudfan Arif ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal atau Sekjen.

Susunan kepengurusan tersebut diumumkan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Selain Gus Ipul, posisi Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU juga diisi KH Muhammad Faiz Syukron, Prof. H. Ganefri, Muhammad Lukman Edy, KH Abdul Ghoffar Rozin, Juri Ardiantoro, serta Irfan Asy'ari Sudirman Wahid.

Sementara itu, Gus Kikin didampingi Gudfan Arif sebagai Sekjen dan Ainun Na'im sebagai Bendahara Umum.

Pengumuman struktur baru PBNU ini merupakan hasil perumusan yang melibatkan penjaringan aspirasi dari berbagai wilayah Indonesia.

“Alhamdulillah, di perjalanan sampai saat ini, sudah tersusun semua struktur organisasi NU,“ kata Gus Kikin.

Menurut Gus Kikin, terdapat sejumlah perubahan dalam komposisi kepengurusan dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah pengurus secara keseluruhan juga bertambah dari 189 menjadi 210 orang.

“Seluruh jajaran pengurus PBNU dari 189 orang jadi 210 orang. Naik sebesar 21 orang,“ paparnya.

Gus Kikin mengatakan perubahan komposisi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pemerataan serta regenerasi di tubuh NU.

“Kami ingin ada pemerataan dari semua jajaran, dari generasi-generasi yang awal sampai akhir. Semua kami seimbangkan,“ katanya.

Berdasarkan dokumen resmi bernomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026, posisi Rais Aam PBNU tetap ditempati KH Miftachul Akhyar.

Posisi Katib Aam diisi KH Mohammad Nuh. Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar masuk dalam jajaran Rais Syuriyah.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com