Profil Dadang Hartanto, Eks Kapolda Maluku dan Profesor Administrasi yang Kini Pimpin Polda Metro

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:03 WIB
Irjen Pol Dadang Hartanto mendapat tugas baru sebagai Kapolda Metro Jaya dalam mutasi 88 perwira tinggi dan menengah Polri. (Ist/ dok.UMSU)
BACA 10 DETIK
  • Irjen Pol Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri.
  • Mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier anggota.
  • Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, Dadang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang luas di kewilayahan, Mabes Polri, dan lembaga pendidikan.

Suara.com - Irjen Pol Dadang Hartanto mendapat tugas baru sebagai Kapolda Metro Jaya dalam mutasi 88 perwira tinggi dan menengah Polri.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang bergeser menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon, dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

Dadang sendiri bukan nama baru dalam jajaran pimpinan Polri. Perwira kelahiran Surabaya, 24 November 1971, itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, kewilayahan, hingga pendidikan kepolisian.

Memulai Karier dari Kewilayahan

Setelah menempuh pendidikan kepolisian, perjalanan karier Dadang mulai terlihat dari sejumlah jabatan di wilayah hukum.

Ia pernah dipercaya menjadi Kapolsek Senen pada 2005 pada awal kariernya.

Kemudian pada 2009 ia digeser sebagai Kapolres Subang dan Kapolres Cianjur pada 2011.

Pada 2012, Dadang mendapat dua penugasan penting. Ia menjabat Wakapolrestabes Bandung sekaligus dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri pada tahun yang sama.

Karier Dadang kemudian berlanjut ke sejumlah posisi di lingkungan Mabes Polri.

Ia pernah menjadi Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri pada 2016.

Pada 2017, Dadang mendapat penugasan sebagai Kapolrestabes Medan. Dua tahun kemudian, ia ditarik ke tingkat pusat untuk menjabat Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Bareskrim Polri.

Dadang kembali mendapat penugasan di Sumatera Utara pada 2020. Kali ini ia dipercaya sebagai Wakapolda Sumut setelah sebelumnya memiliki pengalaman memimpin Polrestabes Medan.

Pengalaman di bidang operasional dan kewilayahan kemudian dilanjutkan dengan penugasan di lembaga pendidikan Polri. Pada 2023, Dadang menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Masuk Lingkungan Akademik

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com