-
RSUD Dr. Soetomo Surabaya mulai menerima pasien rujukan akibat ledakan LPG di Pakuwon City.
-
RSUD Haji Surabaya merawat empat korban, dua di antaranya dirujuk dan dua masuk ICU.
-
Ledakan restoran di Mulyorejo terjadi Selasa pagi dan merusak ruko serta kendaraan warga.
Suara.com - RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengonfirmasi kedatangan pasien korban ledakan tabung LPG di kawasan Pakuwon City pada Selasa (6/10/2026). Penanganan medis darurat langsung diberikan usai pasien mendapat tindakan awal di RS Mitra Keluarga.
Gelombang rujukan lanjutan diprediksi akan terus berdatangan seiring parahnya dampak kerusakan di lokasi kejadian. Pihak manajemen rumah sakit kini bersiap mengantisipasi lonjakan pasien penanganan khusus.
Eskalasi penanganan ini memperlihatkan betapa krusialnya kesiapan fasilitas kesehatan rujukan di Surabaya dalam merespons insiden ledakan fatal. Koordinasi antarrumah sakit terus dilakukan untuk memastikan seluruh korban tertangani secara cepat.
Niken, Humas RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengatakan, satu korban yang sudah masuk IGD sebelumnya mendapat penanganan di RS Mitra Keluarga sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo.
“Untuk saat ini konfirm yang masuk ke IGD sudah satu orang,” katanya.
Pihak manajemen RSUD Dr. Soetomo terus memantau perkembangan lalu lintas rujukan dari titik-titik penanganan awal. Langkah antisipasi diambil agar ruang perawatan kritis siap menerima kedatangan pasien berikutnya.
Niken menyebut, pihaknya mendapat informasi ada beberapa korban lain yang kemungkinan akan menyusul masuk ke IGD RSUD Dr. Soetomo. Namun, rumah sakit masih melakukan koordinasi dengan pihak IGD terkait rencana kedatangan korban.
Di tempat terpisah, RSUD Haji Surabaya juga sibuk mengondisikan empat orang korban yang membutuhkan perawatan intensif. Dua di antaranya dipastikan harus dipindahkan ke RSUD Dr. Soetomo karena membutuhkan penanganan lebih spesifik.
Sementara itu, dua korban sisanya di RSUD Haji dipindahkan dari ruang penanganan darurat menuju ruang perawatan intensif ICU. Langkah ini diambil guna menjaga kondisi vital para korban yang mengalami luka berat.
Masrur, Kepala Tim Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas) RSUD Haji Surabaya mengatakan, dua korban diantaranya akan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo.
Peristiwa tragis ini bermula dari ledakan hebat tabung LPG yang menghantam sebuah unit restoran di Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya. Insiden secara mendadak tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) pukul 07.42 WIB.
Daya hancur ledakan tidak hanya merusak struktur bangunan ruko tempat restoran beroperasi. Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang terparkir di area depan bangunan juga mengalami kerusakan cukup parah.