Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB
WNI di Nara Park Jepang
BACA 10 DETIK
  • Rekaman video di Nara Park memicu perdebatan terkait dugaan turis Indonesia membiarkan rusa makan plastik.

  • Pihak keluarga WNI mengklarifikasi bahwa insiden terjadi akibat ketidaksengajaan dan kendala bahasa saat ditegur.

  • Pengelola Nara Park mewajibkan pengunjung hanya memberikan biskuit khusus demi keselamatan satwa liar.

Suara.com - Unggahan video di Nara Park Jepang memicu perdebatan hangat akibat dugaan kelalaian wisatawan asal Indonesia terhadap keselamatan rusa lokal. Rekaman tersebut menunjukkan seekor rusa sedang mengunyah kemasan plastik di sekitar rombongan turis Indonesia.

Pengunggah video melalui akun Instagram @6am.japan menuding seorang pria WNI sengaja membiarkan satwa tersebut memakan sampah bekas kemasan kacang. Perekam menyatakan telah memberikan teguran secara langsung, namun menuduh rombongan itu melampiaskan kekesalan begitu kamera berhenti merekam.

Gema tuduhan di media sosial ini dengan cepat memancing reaksi publik serta menimbulkan sudut pandang yang bertolak belakang. Narasi kelalaian tersebut langsung dibantah oleh pihak keluarga yang berada di lokasi kejadian.

Anak dari pria yang ada dalam video memberikan tanggapan balik guna meluruskan kronologi versi keluarganya. Menurut penjelasannya, sang ayah sejatinya memberikan isi kacang kepada rusa, namun satwa itu justru terus mengikuti dan menjilati sisa wadahnya.

Pihak keluarga mengaku berencana mengambil plastik tersebut sebelum akhirnya dikagetkan oleh bentakan perekam video. Keterbatasan kemampuan berbahasa Jepang membuat mereka hanya bisa menyampaikan permohonan maaf singkat, sebelum akhirnya membawa pulang sampah tersebut untuk dibuang.

Silang pendapat warganet memuncak di kolom komentar dengan membawa sudut pandang mengenai etika berwisata hingga stereotip budaya. Beberapa pengguna media sosial menyoroti pentingnya kepatuhan penuh terhadap regulasi penanganan satwa di destinasi internasional.

Seorang warga net menegaskan batasan ketat yang berlaku di area konservasi tersebut.

"Padahal di Nara Park ga boleh ngasih makan rusa apapun kecuali biskuit khusus rusa yg beli di Nara Park. Gw bisa bicara krna juli lalu gw dan keluarga gw abis ke Jepang jg di Nara Park ini. Dan terlepas si akun itu emng sayap kanan jepang tp bapaknya disitu slah jg kenapa sampah ga cepat2 diambil ketika rusa mulai makan smpahnya?? Dan anaknya disitu malah bengong aja liatin ‍," tulisnya dalam kolom komentar.

Aturan pengelolaan Nara Park secara tegas melarang pengunjung membawa makanan dari luar demi menjaga kesehatan ratusan rusa liar yang dilindungi. Pengelola kawasan hanya mengizinkan pemberian shika senbei atau biskuit khusus rusa yang dijual oleh pedagang resmi di dalam taman.

Keberadaan sampah plastik di area taman menjadi isu krusial karena bahaya komplikasi pencernaan yang kerap mengancam nyawa rusa. Kasus tertelannya bahan anorganik oleh satwa pelestarian ini telah berulang kali memicu kampanye kesadaran lingkungan bagi seluruh pengunjung.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com