Kabut Asap Diduga Batasi Jarak Pandang di Malaysia, Tiga Orang Tewas Kecelakaan

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:41 WIB
Ilustrasi kabut asap membatasi jarak pandang pengendara - Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Gubernur Syarkawi yang tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]
BACA 10 DETIK
  • Tiga bersaudara di Pontian, Johor, Malaysia, tewas dalam tabrakan sepeda motor dengan truk pada Kamis (8/10/2026).
  • Kecelakaan tersebut terjadi saat para korban dalam perjalanan menuju sekolah yang telah ditutup akibat kabut asap.
  • Meskipun dipicu oleh situasi jerebu, penyebab langsung kematian ketiga korban adalah kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Suara.com - Kabut asap atau jerebu yang melanda Malaysia turut mewarnai tragedi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga bersaudara di Pontian, Johor, Kamis (8/10/2026).

Ketiga korban berusia 18, 11, dan 8 tahun. Mereka mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor menuju sekolah yang telah ditutup akibat kondisi kabut asap.

Berdasarkan laporan media Malaysia, sepeda motor yang ditumpangi ketiganya bertabrakan dengan sebuah truk. Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Mengutip Berita RTM, kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian dilaporkan diselimuti kabut dan jerebu hingga membatasi jarak pandang. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan.

Meski demikian, penyebab pasti tabrakan masih dalam penyelidikan kepolisian setempat. Polisi belum memastikan apakah jarak pandang yang terbatas akibat jerebu berkontribusi langsung terhadap kecelakaan tersebut

Sekolah Ditutup akibat Jerebu

Pemerintah Malaysia mengambil langkah penutupan sekolah di sejumlah wilayah setelah kualitas udara memburuk akibat jerebu.

Kebijakan tersebut berdampak pada kegiatan belajar mengajar di beberapa negara bagian dan wilayah federal, termasuk Johor, Melaka, Negeri Sembilan, Selangor, Kuala Lumpur, Putrajaya, serta sebagian Pahang.

Kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut kembali menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan lintas batas terhadap aktivitas masyarakat di negara tetangga.

Selain mengganggu kegiatan pendidikan, kondisi udara yang buruk juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com