- Seorang pria ditemukan meninggal dalam sleeping bag di kamar kos Kebon Jeruk pada Kamis, 8 Oktober 2026.
- Hasil visum Rumah Sakit Polri menunjukkan tidak ada tanda kekerasan fisik yang menyebabkan kematian korban tersebut.
- Polsek Kebon Jeruk bersama Labfor Mabes Polri saat ini masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
Suara.com - Temuan jenazah pria yang terbungkus rapat dalam sleeping bag di kamar indekos kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menggegerkan warga. Polisi kini masih mendalami penyebab kematian korban melalui pemeriksaan forensik.
Penemuan jenazah tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar melalui akun Instagram @infojakbar24. Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Kamis (8/10/2026) siang.
Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu membenarkan bahwa kasus tersebut telah ditangani kepolisian. Ia meluruskan bahwa benda berwarna hitam yang membungkus tubuh korban bukan kain, melainkan kantung tidur atau sleeping bag.
"Kebetulan pakai sleeping bag," kata Darto saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).
Darto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan visum di Rumah Sakit Polri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Sudah di visum RS Polri. Hasil tidak ada kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia," ujarnya.
Meski demikian, polisi belum menghentikan penyelidikan. Penyebab kematian korban masih didalami untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Polisi juga melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri dalam proses penyelidikan. Pemeriksaan laboratorium tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap fakta terkait kematian korban.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut sekarang lagi diperiksa di laboratorium Mabes Polri," tandas Darto.