Gus Ipul mengingatkan kepala sekolah agar memastikan seluruh fasilitas terawat dan berfungsi, termasuk di gedung permanen yang sedang dipersiapkan untuk digunakan.
“Semua fasilitas wajib operasional, tidak boleh terkunci atau belum berfungsi,” tegasnya.
Selain fasilitas, Gus Ipul menekankan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang baik. Seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus diperlakukan secara setara.
“Jangan dibedakan antara guru, wali asrama, wali asuh. Jangan dibedakan antara tukang masak dengan keamanan atau security. Perlakukan sama mereka,” ujarnya.
Ia juga meminta kepala sekolah segera menangani persoalan siswa, berkomunikasi dengan orang tua, serta berkoordinasi dengan sentra dan balai Kemensos apabila diperlukan pendampingan.
"Kalau ada masalah, segera tuntaskan, segera hubungi orang tuanya, cari solusi. Jangan nunggu satu dua hari baru menghubungi orang tuanya,” katanya.
Gus Ipul menutup arahannya dengan meminta seluruh jajaran Kemensos ikut mengawal keberlangsungan program Sekolah Rakyat, bukan hanya menyerahkan tanggung jawab kepada kepala sekolah.
“Bangun komunikasi yang baik dengan para kepala sekolah. Ikut awasi, ikut memanggul, ikut membopong bersama-sama Sekolah Rakyat. Jadi ini adalah keluarga kita yang harus kita dukung,” pungkasnya. ***