Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem. (Antara)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Aceh Mualem menyurati Dirut PLN pada 8 Oktober 2026 untuk memperpanjang layanan listrik huntara.
  • Permintaan diajukan karena pembangunan hunian tetap korban banjir belum selesai dan dukungan listrik berakhir Oktober 2026.
  • Warga di Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, berharap layanan listrik tersebut dapat digratiskan selama tinggal di huntara.

Suara.com - Pemerintah Aceh meminta PT PLN (Persero) memperpanjang layanan listrik bagi warga korban banjir yang masih menempati hunian sementara (huntara). Permintaan ini diajukan karena pembangunan hunian tetap (huntap) belum seluruhnya selesai, sementara dukungan listrik yang tersedia dijadwalkan berakhir pada Oktober 2026.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan permintaan tersebut melalui surat kepada Direktur Utama PLN pada 8 Oktober 2026. Pemerintah Aceh berharap pasokan listrik di lokasi huntara tetap tersedia hingga para penyintas dapat menempati hunian tetap dan kembali menjalani kehidupan secara layak.

Mualem menilai keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi pemulihan bencana.

“Dalam kondisi tersebut, keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi menuju pemulihan,” tulis Mualem dalam suratnya.

Menurut dia, listrik tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menunjang pendidikan, kesehatan, keamanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Permintaan perpanjangan layanan listrik itu juga berkaitan dengan aspirasi warga yang disampaikan langsung kepada Mualem saat mengunjungi huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, warga berharap biaya listrik selama tinggal di huntara dapat digratiskan sehingga tidak menambah beban masyarakat yang masih berupaya memulihkan kehidupan setelah banjir.

Mualem mengatakan pemerintah masih berupaya melengkapi berbagai fasilitas dasar di huntara, termasuk sanitasi, air bersih, dan listrik.

“Kita tahu saat ini memang banyak masih kurangnya, tapi InsyaAllah kita akan terus upayakan lebih sempurna, baik itu WC, air bersih hingga listrik,” kata Mualem.

Pemerintah Aceh meminta PLN melanjutkan dukungan layanan listrik sampai warga terdampak dapat menempati huntap dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara layak dan mandiri.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com