Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB
Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel [todaypress.tv]
BACA 10 DETIK
  • Kementerian Dalam Negeri Azerbaijan mengumumkan penahanan 37 orang akibat protes aturan seragam sekolah pada 12 Oktober.
  • Presiden Israel Isaac Herzog tiba di Azerbaijan pada 14 Oktober untuk menghadiri KTT CICA.
  • Sejumlah demonstran dijatuhi hukuman penahanan administratif karena memicu perselisihan dan mengganggu ketertiban umum.

Suara.com - Protes terkait aturan seragam sekolah yang memicu kontroversi larangan hijab di Azerbaijan berujung pada penahanan sejumlah orang.

Beberapa orang dijatuhi hukuman penahanan administratif selama 10, 25, hingga 30 hari.

Mengutip laporan Meydan.tv, sejumlah orang dituduh mengajak masyarakat mengikuti aksi tanpa izin.

Sementara itu, sebagian lainnya dituduh memicu perselisihan di sekolah dan mengganggu ketertiban umum.

Sebagian besar insiden dilaporkan terjadi di Khirdalan, Distrik Absheron.

Peristiwa serupa juga disebut terjadi di permukiman Jeyranbatan serta sejumlah wilayah lain, termasuk Goychay, Goranboy, Masalli, dan Astara.

Larangan penggunaan hijab di sekolah-sekolah Azerbaijan memicu gelombang protes. [Istimewa]

Polisi dilaporkan telah menahan orang-orang yang diduga terlibat dan menyusun berita acara pelanggaran administratif.

Namun, jumlah pasti orang yang ditahan, identitas mereka, serta rincian putusan pengadilan belum diumumkan.

Azerbaijan Umumkan 37 Orang Ditahan

Pada 12 Oktober, Kementerian Dalam Negeri Azerbaijan mengumumkan bahwa 37 orang telah ditahan dalam rangkaian protes terkait penerapan aturan seragam sekolah.

Menurut kementerian, orang-orang tersebut diduga terlibat konflik dengan tenaga pendidikan di sejumlah sekolah di Baku, menghambat kegiatan sekolah dan lalu lintas, serta mengganggu ketertiban umum.

Kasus tersebut dilaporkan diproses berdasarkan Pasal 233 KUHP Azerbaijan, yang mengatur pengorganisasian atau keterlibatan aktif dalam tindakan yang menyebabkan gangguan ketertiban umum.

Pada malam hari yang sama, beredar laporan bahwa lebih dari 200 orang ditahan di sekitar stasiun metro 28 May di Baku.

Sejumlah media Azerbaijan juga mengklaim lebih dari 100 orang di antaranya telah dikenai proses pidana.

Namun, angka tersebut belum dikonfirmasi oleh sumber resmi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com