Gandeng BRI, Menko Pangan Luncurkan KDKMP di Lampung: Didukung Ribuan Agen BRILink

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026). [Suara.com/Wakos Gautama]
BACA 10 DETIK
  • Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Lampung Selatan pada 15 Oktober 2026.
  • Koperasi tersebut berfungsi menyalurkan subsidi negara, mengendalikan harga pangan murah, dan menyerap hasil panen petani secara adil.
  • PT Bank Rakyat Indonesia mendukung penuh melalui penyediaan layanan keuangan digital AgenBRILink serta pendampingan permodalan usaha.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026).

Zulhas menegaskan, kehadiran KDKMP bukan untuk mematikan warung kelontong warga sekitar, melainkan menjadi benteng penyaluran subsidi negara dan perlindungan bagi petani.

“Masyarakat jangan takut warung tutup. KDKMP ini bukan supermarket, ini infrastruktur pemerintah. Kalau cari sampo belum tentu ada di sini, tapi seluruh barang subsidi dipusatkan di sini,” tegas Zulhas saat peresmian.

Zulhas memaparkan sejumlah fungsi vital KDKMP, di antaranya:

  • Pengendali Harga Pangan: Menyalurkan 1 juta ton beras bagi 3,2 juta warga (desil 1–4) seharga Rp12.500 per kg, jauh di bawah harga pasar yang menembus Rp15.000 per kg.
  • Penyaluran Bansos Tepat Sasaran: Distribusi Program Keluarga Harapan (PKH), pupuk subsidi, hingga gas elpiji 3 kg akan terpusat dan diawasi langsung oleh warga di koperasi ini.
  • Pemutus Rantai Tengkulak: KDKMP bertindak sebagai penyerap hasil panen (offtaker) gabah petani dengan patokan harga adil (misal Rp6.500 per kg), mencegah petani dipermainkan oleh tengkulak.

Didukung Ekosistem Keuangan Digital BRI

Langkah strategis pemerintah ini diperkuat secara penuh oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. SEVP Institution Business BRI, Suyitno, mengungkapkan pihaknya telah membina 1.040 KDKMP di seluruh Indonesia, di mana 815 di antaranya telah dilengkapi fasilitas AgenBRILink dan 220 agen sudah aktif bertransaksi per 12 Oktober 2026.

Melalui kemitraan ini, koperasi tidak hanya menjadi etalase barang subsidi, tetapi juga pusat layanan perbankan desa, mulai dari setor tunai, tarik tunai, transfer, hingga transaksi nontunai via QRIS.

“Kami menerapkan skema sharing fee transaksi perbankan untuk menambah kas KDKMP. Demi keamanan, BRI juga menyiapkan layanan pick-up service harian untuk menjemput dan menyetorkan uang kas koperasi langsung ke rekening bank sebagai bentuk mitigasi risiko,” jelas Suyitno.

Di tingkat daerah, RCEO BRI Region Bandar Lampung, Andreas Chandra, menambahkan bahwa saat ini lima KDKMP di Lampung telah resmi terintegrasi langsung dengan pendampingan BRI Unit setempat.

“Setiap KDKMP didampingi langsung oleh Kepala Unit BRI. Tidak hanya operasional transaksi, agen BRILink di KDKMP juga berfungsi merekomendasikan pinjaman permodalan usaha seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah bagi para pelaku UMKM dan anggota koperasi,” papar Andreas.

Melalui integrasi subsidi pangan dan digitalisasi perbankan BRI ini, KDKMP diproyeksikan menjadi episentrum baru perputaran roda ekonomi dari desa untuk Indonesia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com