Ruko yang Meledak di Ciputat Pernah Jadi Dapur MBG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:21 WIB
Petugas kepolisian mengamati dan melakukan pencarian korban ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.
BACA 10 DETIK
  • Ruko penyuplai buah program Makan Bergizi Gratis di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, meledak pada Rabu malam.
  • Peristiwa ledakan tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan rincian 11 orang mengalami luka dan dua orang meninggal dunia.
  • Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ledakan sementara tim medis menangani para korban di beberapa rumah sakit.

Suara.com - Ruko yang menjadi lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, ternyata pernah digunakan untuk operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum beralih fungsi menjadi tempat suplai buah untuk program tersebut.

Kesaksian itu disampaikan Darmini, pedagang di Pasar Cimanggis yang mengetahui aktivitas ruko tersebut sebelum ledakan mengguncang kawasan itu pada Rabu (14/10) malam.

"Itu sebetulnya bukan dapur MBG, ya. Itu untuk suplai, suplai buah MBG," kata Darmini kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Menurut Darmini, ruko tersebut memang sempat digunakan sebagai dapur MBG. Namun, kegiatan operasional itu hanya berlangsung sebentar sebelum tempat tersebut beralih fungsi menjadi lokasi suplai buah.

Dia juga menyebut pihak yang bertanggung jawab atas operasional ruko tersebut turut menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ledakan.

Sejumlah pedagang di sekitar lokasi mengaku mendengar dentuman keras dari deretan ruko selepas magrib. Namun, suara ledakan itu tidak disusul munculnya titik api. Mereka juga belum dapat memastikan sumber ledakan.

13 Korban, Dua Orang Meninggal Dunia

Berdasarkan data sementara, peristiwa tersebut menyebabkan 13 korban, terdiri atas 11 orang luka-luka dan dua orang meninggal dunia.

Dari total korban, lima orang dirawat di RS Sari Asih, lima orang di RSUD Tangerang Selatan, dan tiga lainnya di RS Fatmawati. Dari 11 korban luka, empat mengalami luka berat dan tujuh lainnya luka ringan.

Tim Dokkes Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan terhadap para korban di masing-masing rumah sakit.

Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Metro Jaya melakukan identifikasi terhadap dua korban meninggal dunia melalui pencocokan data dan dokumen pendukung, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Hingga kini, penyebab ledakan belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengungkap rangkaian peristiwa berdasarkan fakta serta temuan di lapangan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com